Suara.com - 36 pemain Timnas Indonesia siap menjalani training camp (TC) alias pemusatan latihan mulai Senin (20/9/2021) di Jakarta, sebagai persiapan menuju pertandingan play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan bulan depan.
Pelatih Timnas Senior Indonesia, Shin Tae-yong (STY) memanggil banyak pemain muda berusia di bawah 23 tahun untuk TC ini seperti Muhamad Riyandi, Genta Alparedo, Ramai Rumakiek, Rizky Ridho, Feby Eka, Braif Fatari dan Pratama Arhan.
Mereka akan didampingi beberapa pemain senior macam Adam Alis, Evan Dimas, Victor Igbonefo, Hendro Siswanto dan Fachruddin Aryanto.
Well, dari deretan nama yang dipilih oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut, muncul sejumlah wajah baru di TC kali ini.
Deretan pemain baru ini sebelumnya belum pernah mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Namun demikian, Shin Tae-yong sepertinya tertarik melihat kiprah mereka bersama klubnya masing-masing pada awal kompetisi Liga 1 2021-2022.
Berikut ini pemain-pemain yang relatif 'kurang terkenal' yang dipanggil untuk mengikuti TC Timnas Indonesia terbaru:
1. Taufik Hidayat (Persija Jakarta)
Penyerang Persija Jakarta, Taufik Hidayat, menjadi salah satu nama yang mencuat dalam pemanggilan timnas Indonesia kali ini.
Baca Juga: Lawan Chelsea, Hojbjerg Tegaskan Tottenham Tak Gentar
Bagi pemain berusia 21 tahun itu, ini menjadi pemanggilan pertama kali sepanjang kariernya di sepakbola Indonesia.
Sebetulnya, Taufik memang menjadi salah satu pemain yang tengah moncer bersama skuad Macan Kemayoran saat ini.
Namanya melambung sejak tampil impresif bersama Persija, utamanya ketika mencetak gol ke gawang Persib Bandung pada partai puncak Piala Menpora 2021 beberapa waktu lalu.
2. Dany Saputra (Persik Kediri)
Dany Saputra menjadi salah satu pemain berusia senior yang mendapat panggilan Shin Tae-yong untuk mengikuti TC Timnas Indonesia.
Bek kiri Persik Kediri yang telah berusia 30 tahun itu sebelumnya belum pernah sekalipun dipanggil timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati