Bola / liga-spanyol
Syaiful Rachman
Ansu Fati mencetak dua gol dari dua assist yang diberikan Lionel Messi, membawa Barcelona mengalahkan tamunya Levante dengan skor 2-1. (AFP)

Suara.com - Barcelona boleh jadi tengah dalam kondisi tak stabil di awal musim 2021-2022. Meski demikian, Blaugrana seakan tak lupa dengan tradisi memberi tempat kepada jebolan akademinya, La Masia, di tim utama.

Rentetan hasil buruk di awal musim serta masalah finansial menjadi sebuah kondisi yang tak pernah dibayangkan para pendukung Barcelona sebelumnya.

Kepergian Lionel Messi pun seakan menjadi puncak kehancuran Barcelona yang memang timpang sejak era kepemimpinan Josep Maria Bartomeu.

La Masia, Akademi Sepak Bola Barcelona[Shutterstock]

Bagi pendukung Barcelona, akan sulit memiliki seorang pemain seperti Messi yang hadir dari akademinya dan tumbuh menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Baca Juga: Kapasitas Penonton Ditingkatkan, Duel Atletico Vs Barcelona Bakal Banjir Suporter

Meski sulit untuk melahirkan seorang Messi baru, pendukung Barcelona setidaknya bisa berbesar hati bahwa tim yang dibelanya tetap mempercayakan produk akademi di skuad utama musim ini.

Para pemain muda jebolan La Masia itu diharapkan bisa mengikuti jejak Messi dan menjadi tumpuan Barcelona di kemudian hari.

Lantas, siapa saja jebolan La Masia yang masih bermain di tim utama Barcelona di musim 2021-2022?

1. Ansu Fati

Ansu Fati menjadi jebolan La Masia yang benar-benar diharapkan pendukung Barcelona bisa mengikuti jejak Messi.

Baca Juga: Pochettino: Biasanya Saya Tidak Rayakan Gol, Tapi untuk Messi Beda

Ansu Fati memang telah menjelma menjadi idola. Sejak kemunculannya pada usia 16 tahun, gol demi gol pun lahir dari kaki dan kepalanya. Sejauh ini, ia telah memainkan 41 laga bersama tim senior Barcelona dengan catatan 13 gol.

Harapan besar bahwa pemain berusia 18 tahun itu bisa menjadi pewaris Messi pun terlihat saat dirinya diberi penghargaan nomor punggung 10 selepas kepergian La Pulga.

Gelandang jangkar Barcelona, Sergio Busquets. [Josep LAGO / AFP]

2. Sergio Busquets

Sergio Busquets menjadi salah satu pilar kesuksesan Barcelona satu dekade silam. Bersama Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, ia bahu membahu mengantar Blaugrana meraih sukses.

Sebagai bukti, Busquets berhasil membawa Barcelona meraih Sextuple pada tahun 2009. Selain itu, ia telah merengkuh beragam gelar bergengsi dengan status sebagai starter.

Hingga usianya kini menginjak 33 tahun, Busquets masih menjadi andalan di lini tengah Barcelona kendati sudah ada Frenkie de Jong yang didatangkan dari Ajax sebagai calon penerusnya.

3. Gerard Pique

Selain Busquets, pemain senior Barcelona yang masih menjadi andalan Barcelona adalah Gerard Pique. Ia menjadi tumpuan kesuksesan Blaugrana beberapa tahun ke belakang ini.

Di usianya yang telah menginjak 34 tahun, Pique tetap menjadi andalan di lini belakang Barcelona. Gaya bermain dan kepemimpinannya pun menjadi salah satu faktor penting di lapangan dan kamar ganti Blaugrana.

Sejauh ini, Pique telah memainkan 571 penampilan dengan raihan tiga gelar Liga Champions, 8 gelar La Liga Spanyol, dan 7 gelar Copa del Rey.

Gelandang Barcelona asal Spanyol, Sergi Roberto. ANTARA/AFP/JOSEP LAGO

4. Sergi Roberto

Jika ada pemain paling underrated di Barcelona saat ini, ia adalah Sergi Roberto. Jebolan La Masia ini merupakan pemain Versatile yang bisa beroperasi di banyak lini.

Bek kanan, gelandang hingga winger pernah ia tempati. Meski begitu, pamor Roberto tak begitu mentereng bila dibandingkan jebolan La Masia lainnya.

Meski tak punya pamor mentereng, nyatanya Roberto tetap bisa bertahan di Barcelona dan terus menjadi andalan setiap pelatih yang menukangi Blaugrana.

5. Riqui Puig

Pendukung Barcelona nampaknya tak perlu jauh-jauh untuk mencari sosok pewaris Xavi Hernandez atau Andres Iniesta seiring munculnya Riqui Puig di tim utama.

Sejak di akademi, Puig digadang-gadang sebagai prospek cerah Barcelona di masa mendatang. Namun, besarnya ekspektasi ini tak berbanding lurus dengan penampilannya.

Puig lebih sering dicadangkan dan kesulitan menembus starting line up. Apalagi di barisan gelandang terdapat pemain-pemain seperti Frenkie de Jong, Pedri dan Busquets yang secara pamor lebih mentereng darinya.

[Penulis: Zulfikar Pamungkas]

Komentar