Suara.com - Video pertandingan antara kontingen Jawa Timur vs Jawa Barat dalam matchday terakhir babak penyisihan Grup B cabang olahraga futsal di PON XX Papua 2021 mendadak viral.
Pertandingan yang berlangsung Rabu (29/9/2021) itu viral bukan hanya karena berlangsung seru di mana tim Jawa Timur meraih kemenangan 4-3 guna lolos ke semifinal.
Namun, juga karena perilaku kasar kedua kesebelasan saat bertanding. Hal itu terlihat dari potongan video pertandingan yang diunggah pelatih tim futsal Sulawesi Selatan, Azhar Rahman di Instagram.
Azhar lewat keterangan dalam video yang dia unggah, mengritik kepemimpinan wasit Noviandry yang dianggap banyak membuat keputusan keliru.
Dia tidak menjelaskan lebih detil terkait keputusan wasit yang dirasa kurang benar dalam laga itu, tetapi dalam video terlihat kedua tim bermain sangat kasar dan pengadil jarang memberikan pelanggaran.
"Menurut saya, abang (Noviandry) salah sastu wasit [futsal--red] terbaik di Indonesia dengan lisensi wasit AFC dan sebagai instruktur wasit futsal di Indonesia," tulis Azhar di akun instagramnya, @azharrahman23.
"Tapi di pertandingan PON Jabar vs Jatim, menurut pandangan saya, abang banyak mengambil keputusan yang salah."
"Semoga di pertandingan semifinal besok, kalau abang memimpin, bisa lebih baik lagi. Maju terus futsal Indonesia."
Terlepas dari 'futsal kung fu' yang diperaktikan beberapa pemain, laga Jatim vs Jabar di GOR Futsal Kabupaten Mimika, berlangsung sengit.
Baca Juga: PON Papua: Jabar Singkirkan Atlet Tuan Rumah untuk Melenggang ke Final Muaythai
Tim Jabar yang memuncaki Grup B dengan poin 9 beberapa kali mengancam gawang Tim Jatim yang dikawal Akhmal Trijayanto.
Keasikan menyerang, justru Tim Jatim unggul terlebih dahulu melalui sepakan keras Faishal Ammar pada menit ke-10.
Setelah gol tersebut tensi pertandingan makin memanas. Wasit yang memimpin pertandingan memberikan kartu merah kepada pemain Jabar Muhammad Rizky Xavier.
Hal itu sontak menimbulkan protes keras dari ofisial Tim Jabar, sehingga pertandingan sempat dihentikan beberpa saat.
Unggul jumlah pemain membuat Tim Jatim semakin menekan pertahanan Tim Jabar dan Singgih Rimana Jati kembali menjebol gawang M Nasrulloh untuk kedua kalinya.
Tim Jabar akhirnya mampu menciptakan gol balasan melalui tendangan mendatar Firman Adriansyah pada menit ke-18.
Selepas itu, Tim Jatim tiga kali mendapat pinalti, namun semuanya gagal menjebol gawang Tim Jabar.
Hingga babak pertama berakhir, Tim Jatim unggul 2-1 atas Tim Jabar.
Memasuki babak kedua, Tim Jabar langsung menekan pertahanan Tim Jatim. Pada menit ke-25, Tim Jabar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui kaki Muhammad Fajriyan.
Tidak lama kemudian, Tim Jatim kembali mendapatkan hadiah pintalti setelah seorang pemainnya dilanggar pemain Jabar di area pinalti.
Januardy Ramadhani yang dipercayakan menjadi algojo pinalti Jatim berhasil menjebol gawang Tim Jabar untuk menambah keunggulan menjadi 3-2.
Keunggulan Tim Jatim tak bertahan lama setelah pada menit ke-35 berhasil disamakan lagi Tim Jabar menjadi 3-3 akibat gol bunuh diri salah satu pemain Jatim.
Namun nasib baik rupanya berpihak pada Tim Jatim. Pada menit ke-36, Jatim kembali mendapat hadiah pinalti untuk kelima kalinya dan berhasil dimanfaatkan oleh Januardy untuk menambah keunggulan menjadi 4-3.
Hingga pertandingan berakhir, Tim Jatim unggul dengan skor tipis 4-3. Dengan hasil pertandingan itu, Tim Jatim lolos ke babak semifinal futsal PON XX Papua sebagai runner up Grup B mendampingi Tim Jabar sebagai juara grup.
Tim Jabar mengumpulkan 9 poin, disusul Jatim dengan 8 poin. Adapun Tim Sulsel yang hanya mengslemas 7 poin sudah dipastikan tersisih.
Di babak semifinal yang akan berlangsung Jumat (1/10), Tim Jabar akan menghadapi Tim Nusa Tenggara Barat sebagai runner up Grup A, sementara juara Grup A yaitu Tim Papua akan menghadapi Tim Jatim sebagai runner up Grup B, sebagaimana dilansir dari Antara.
Tag
Berita Terkait
-
PON XX Papua 2021, Siap Torehkan Prestasi di Fasilitas Olahraga Berstandar Internasional
-
Tiba di Papua, Gubernur Ganjar Langsung Dikerumuni Masyarakat
-
Kalahkan Banten, Tim Sepak Takraw Kepri Masuk Juara Grup PON Papua, Perunggu Ditangan
-
PON Papua: Tim Basket Jateng Rebut Kemenangan Perdana Usai Tekuk Kalsel 107-68
-
Cek Kesiapan Jelang Opening Ceremony PON Papua, Ketua Satgas: Penonton Wajib Tes Covid-19
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League