Suara.com - Sejumlah pesepak bola keturunan Indonesia tercatat bermain di Eropa. Mereka, rata-rata masih berusia muda, namun sudah mendapat tempat di timnya masing-masing.
Sebagian besar dari pemain tersebut masih memiliki kesempatan tampil memperkuat timnas Indonesia. Berikut lima pemain keturunan Indonesia yang bersinar di kompetisi Eropa.
1. Jay Idzes – Go Ahead Eagles
Gelandang asal Belanda, Jay Idzes, adalah salah satu pemain keturunan Indonesia yang bersinar di Eropa.
Pemain berusia 21 tahun itu saat ini tercatat sebagai pemain Go Ahead Eagles, klub yang berkompetisi di Eredivisie, atau kasta tertinggi Liga Belanda.
Jay Idzes memiliki darah Indonesia dari ibunya.
2. Lorenzo Raharing – PEC Zwolle U-21
Pemain sayap kanan kelahiran Belanda, Lorenzo Raharing, juga tercatat sebagai pesepak bola keturunan Indonesia.
Pemain kelahiran 16 Januari 2003 ini berstatus sebagai anggota tim PEC Zwolle U-21. Sebelumnya, dia sempat menjadi andalan FC Twente U-17.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Goyang Ranjang dengan Artis yang Masih Perawan, Malah Begini
Awal perjalanannya di dunia sepak bola berawal bersama akademi Be Quick Youth, lalu berpindah ke akademi FC Twente pada 1 Juli 2018.
Hanya butuh setahun, pemain berusia 18 tahun ini sudah promosi ke FC Twente U-17, atau tepanya pada 1 Juli 2019.
3. Justen Hubner – Wolverhampton Wanderers U-18
Bek tengah kelahiran Den Bosch, Belanda, Justen Hubner, ternyata keturunan Indonesia.
Pemain kelahiran 14 September 2003 ini memiliki ayah asli orang Indonesia, sementara ibunya berasal dari Belanda.
Sejak naik ke tim U-18 Den Bosch, Justen Hubner mulai mencuri perhatian. Hingga akhirnya, pemain berusia 18 tahun itu dipinang klub Liga Inggris, Wolverhampton Wanderes U-18 pada Januari 2020.
Saat ini, Hubner juga menjadi andalan timnas U-19 Belanda. Dia mencatatkan debut pada 6 September 2021.
Sebagai seorang bek, postur tubuh Hubner memang cukup mumpuni. Sebab, tinggi badannya mencapai 187 cm.
4. Sandy Walsh – KC Mechelen
Pemain kelahiran Belgia, Sandy Walsh, juga merupakan pesepak bola yang juga memiliki keturunan Indonesia.
Walsh lahir di Belgia, dari ayah kelahiran Inggris keturunan Belanda dan ibunya merupakan kelahiran Swiss-Belanda keturunan Indonesia.
Meskipun dia sudah bermain bersama timnas Belanda sejak di kelompok usia U-15 hingga U-20, tetapi Walsh masih memiliki keinginan kuat untuk memperkuat timnas Indonesia.
Sepanjang kariernya, Walsh lebih banyak bermain di kompetisi Belgia. Awalnya, kariernya berawal bersama akademi Anderlecht.
Setelah itu, dia bermain bersama KRC Genk, Zulte Waregem, hingga terakhir kali memperkuat KV Mechelen sejak pertengahan tahun 2020.
5. Kevin Diks – FC Copenhagen
Pemain dengan nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy ini ternyata adalah pesepak bola keturunan Indonesia.
Kevin Diks Bakarbessy tercatat lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 12 Juli 2003. Posisi bermainnya adalah sebagai bek kanan.
Karier junior Kevin Diks berawal dengan AGOVV Apeldoorn Youth, Vitesse Arnheim, hingga Vitesse U-17.
Saat memasuki jenjang profesional, dia pernah tercatat bermain bersama sejumlah klub raksasa Italia seperti Fiorentina hingga Empoli
Teranyar, pemain berusia 24 tahun ini baru saja bergabung dengan klub raksasa Denmark, FC Copenhagen, setelah kontraknya bersama Fiorentina berakhir.
Di level tim nasional, Kevin Diks pernah mencatatkan penampilan bersama timnas Belanda U-19 hingga U-21.
[Penulis: Muh Adif Setiawan]
Tag
Berita Terkait
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam