Suara.com - Tim sepak bola putri DKI Jakarta berhasil melaju ke semifinal Pekan Olahraga Nasional alias PON XX Papua 2021 setelah menang tipis 1-0 atas Kalimantan Tengah, Kamis (7/10/2021).
Dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup B di Stadion Katapal Merauke itu, DKI Jakarta menang berkat gol bunuh diri pemain Kalteng.
Baik DKI Jakarta maupun Kalteng bermain dengan tempo lambat dalam 10 menit pertama. Aliran bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Belum ada serangan yang membahayakan pertahanan.
Pada menit 11 DKI mulai mengancam melalui sepak pojok, namun tendangan Viny Silfianus masih dapat ditangkap kiper Kalimantan Tengah yang dijaga oleh Krisda Marharith.
Menit 16 DKI menyerang melalui penetrasi Carla Bio Pattinasarany ke pertahanan Kalteng yang berujung pelanggaran dan menghasilkan tendangan bebas.
Pemain no 17 DKI Intan Nuraini Ulfa yang mengambil tendangan bebas gagal memanfaatkan peluang setelah tendangannya masih membentur kaki bek lawan.
Pada babak pertama tepatnya menit 34 pelatih Kalteng, Marali, mendapatkan kartu kuning setelah melancarkan protes atas keputusan wasit setelah pemain DKI Jakarta dilanggar Kalteng.
Kalteng bukan tanpa perlawanan terhadap DKI pada babak pertama. Melalui Mey Putri Selpia Husiana, serangan Kalteng dibangun namun masih belum bisa menjebol gawang DKI yang dikawal oleh Sarah Dzikra Safiyah. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang tanpa gol bagi kedua tim.
Kalteng mengancam di menit awal babak kedua melalui tendangan bebas namun masih belum membahayakan gawang tim Ibu Kota.
Baca Juga: Raih Emas PON Papua, Atlet NTT Ini Cuma Dijemput Pakai Mobil Pikap
Menit ke 50 pemain DKI Jakarta Intan Nuraini Ulfa mengancam gawang Kalteng melalui tendangan dari luar kotak pinalti namun sepakannya masih mudah diantisipasi kiper.
Gol yang ditunggu-tunggu DKI baru tercipta pada menit 58 setelah pemain belakang Kalteng no 24 Windari Rahmadiyanti gagal mengantisipasi bola dan berujung gol ke gawang sendiri.
Kalteng merespon dengan melakukan dua pergantian pemain sekaligus untuk menambah serangan. Namun masih terhalang tembok kokoh pertahanan DKI Jakarta. Wasit kembali memberikan kartu merah kepada dalah satu ofisial Kalteng setelah dianggap melakukan protes.
Kalteng mencoba mengejar ketertinggalannya pada menit yang tersisa melalui penetrasi nomor 5 dari sisi kiri pertahanan DKI Jakarta yang terpaksa harus dilanggar oleh pemain belakang dan berujung pelanggaran di luar kotak pinalti.
Namun sayang tendangan bebas yang dilesatkan no 14 Tutinor Janah melambung tipis di atas mistar gawang DKI.
Hingga tiga menit tambahan waktu babak kedua, DKI berhasil mengamankan keunggulan satu gol dan berhak melaju ke semifinal menunggu lawan antara Papua atau Jaw Barat yang baru bertanding 15.30 WIT.
DKI Jakarta berhasil menjadi juara Grup B dengan mengantongi enam poin hasil dari dua kemenangan melawan Bangka Belitung dan Kalimantan Tengah. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk DKI Jakarta, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Final Tenis Ganda Campuran PON Dua-dunya Asal Jatim dan Peringkat Perolehan Medali Terkini
-
Top 5 Sport: Rekap Hasil Bulutangkis PON Papua, Rabu 6 Oktober
-
Raih Medali di PON Papua, Atlet Sofbol dan Bisbol Lampung Dapat Bonus
-
PON Papua: Jawa Timur Kawinkan Emas 800 Meter Surface Selam Kolam
-
PON Papua: Termasuk Aldila vs Priska, Tenis Perebutkan 5 Medali Emas Hari Ini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol