Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Bek Juventus Leonardo Bonucci merayakan gol penentu kemenangan yang dicetaknya pada pertandingan Liga Italia melawan Torino yang dimainkan di Allianz Arena, Turin, Sabtu (5/12/2020). (ANTARA/REUTERS/MASSIMO PINCA)

Suara.com - Tak bisa ditampik bahwa kesuksesan Italia dalam meraih gelar juara EURO 2020 berkat penampilan apik Leonardo Bonucci di lini pertahanan Gli Azzurri.

Siapa sangka jika di balik performanya yang disegani banyak pemain tim lawan, Leonardo Bonucci punya kisah kelam saat masih remaja.

Leonardo Bonucci saat ini berbeda dengan masa lalunya yang sempat menjadi korban bully di kampung halamannya sendiri di Italia.

Saat itu Leonardo Bonucci masih berusia 14 tahun dan bertempat tinggal di Viterbo, bek 34 tahun itu sering diganggu orang yang lebih tua darinya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Rela Antre 40 Menit Saat Makan di Restoran

"Saya sempat terlibat sebuah insiden ketiga saya masih berusia 14 tahun, ini sama sekali belum pernah saya ungkapkan," ucap Bonucci dikutip dari Football Italia.

"Saya berada di Viterbo dan berada dalam situasi tertentu, diancam oleh seorang anak laki-laki dengan usia dua tahun lebih tua dari saya.

"Saya didorong dan dia meminta saya untuk memberi apa yang saya miliki di dalam saku. Saya tetap tenang dan cukup berani.

"Tak membiarkan dia berjalan di sekitar saya," imbuhnya.

Kejadian itu menjadi hal yang diwajarkan oleh Bonucci, baginya seseorang yang lemah bakal menjadi sasaran bully orang lain.

Baca Juga: 3 Tim yang Berpotensi Dinahkodai Zinedine Zidane, Apakah Bakal ke PSG?

Ia pun mengaku tak ingin anak-anaknya mengalami kejadian yang sama dengannya, kondisi akan menjadi semakin buruk karena korban tak punya siapa pun untuk bercerita.

Komentar