Suara.com - Kalteng Putra berhasil meraih kemenangan 1-0 atas PSBS Biak pada kompetisi Liga 2 Indonesia Grup D di Stadion Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Walau menang, sang pelatih tetap geram dengan kepemimpinan wasit Untung Suroso banyak merugikan timnya.
"Kami sangat menyayangkan kepemimpinan wasit dalam pertandingan tadi, banyak sekali benturan-benturan yang dialami pemain kami dan mengakibatkan pemain cedera," kata pelatih Kalteng Putra Eko Tamamie dalam jumpa pers di Palangka Raya, Jumat malam.
Akibat banyak benturan keras yang didapatkan dalam pertandingan yang dianggap pelatih Kalteng Putra tidak mudah itu, membuat krisis lini belakang dialami tim yang bermarkas di ibukota Kalimantan Tengah itu.
Dengan jumlah pemain minim, Eko terpaksa memainkan pemain yang posisinya bukan di posisi sebenarnya. Salah satunya Dominggus Kareway bisa bermain di posisi mana saja, baik depan, gelandang maupun sayap kanan.
"Pada intinya kami akan mengevaluasi permainan kami, bahkan juga akan memanfaatkan yang sangat minim ini untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," kata Eko menambahkan.
Tidak hanya itu, pelatih Eko Tamamie juga menuturkan bahwa dengan banyaknya pelanggaran yang keras, wasit tidak berani mengganjar kartu kepada pemain yang melakukan pelanggaran tersebut.
"Seharusnya pemain yang melakukan pelanggaran keras diganjar kartu, sehingga memberikan efek jera kepada pemain bersangkutan," katanya menegaskan.
Sementara itu, pelatih PSBS Biak Ega Raka Ghalih di lokasi yang sama menuturkan, bahwa dirinya tidak memberikan tanggapan dalam kepemimpinan wasit pada malam tersebut.
Baca Juga: Profil Sarah Ahmad, Selebgram yang Dilamar Bek Andalan PSG Pati
"Saya no comment untuk kepemimpinan wasit tadi, tetapi kepemimpinannya ya gitu-gitu aja," katanya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Rumor Bursa Transfer Pekan Ini: Juventus, Manchester United, Real Madrid, Hingga Liverpool
-
Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Dijuluki Tuan Rumah Terburuk Sepanjang Masa
-
Timnas Futsal Indonesia Diundang Cupa Del Mundo 2026, Bakal Tantang Brasil
-
Masih Banyak Pelatih Lain! Legenda Real Madrid Tolak Mourinho Balik ke Bernabeu
-
Dapat Tawaran Menggiurkan Bernardo Silva Telepon Ronaldo Kulik-kulik Soal Juventus
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Yordania Berharap Lionel Messi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib