Suara.com - Posisi dua bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba di starting XI bisa terancam apabila Antonio Conte menggantikan Ole Gunnar Solskjaer di kursi manajer.
Ole Gunnar Solskjaer tengah menjadi sorotan setelah gagal membawa Manchester United tampil impresif awal musim ini.
Teranyar, juru taktik asal Norwegia itu tak mampu membawa timnya meladeni Liverpool. Dalam laga pekan kesembilan Liga Inggris, Setan Merah kalah telak 0-5 di Old Trafford, Minggu (24/10/2021).
Kondisi itu membuat nasib Solskjaer di Theatre of Dreams menjadi abu-abu. Banyak yang menyebut dirinya bakal dipecat, setidaknya pada akhir musim ini.
Melansir Mirror, Senin (25/10/2021), manajemen Manchester United disebut membuka peluang untuk merekrut Antonio Conte sebagai suksesor Solskjaer apabila MU gagal finsi empat besar musim ini.
Antonio Conte yang meraih gelar Liga Inggris bersama Chelsea, saat ini tengah menganggur setelah hengkang dari Inter Milan awal musim ini.
Conte dilaporkan terbuka untuk melatih Manchester United, tetapi dengan beberapa syarat. Pelatih Italia itu diklaim tidak senang dengan struktur yang ada di United.
Eks pelatih Juventus itu tidak mau jika dipaksa memainkan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba ke dalam starting XI pilihannya.
Conte disebut ingin memegang kendali penuh terkait pemilihan pemain, dan di sisi lain juga tengah menunggu siapa pengganti Ed Woodward di posisi wakil ketua eksekutif klub.
Baca Juga: Termasuk Pogba, Tiga Pemain Ini Tak Lagi Dipercaya Solskjaer?
Di luar aspek struktur klub, gaya main Manchester United arahan Solskjaer dianggap sangat berbeda dengan filosifi Antonio Conte.
Setan Merah saat ini tampil mengandalkan kecepatan dan transisi cepat sebagai andalan dalam mencetak gol. Sementara Conte sebaliknya, menyukai pendekatan sepak bola yang lebih lambat.
Kondisi berpotensi membuat Manchester United mengalami perubahan besar dalam susunan pemain seperti saat Solskjaer mengambil alih pekerjaan Jose Mourinho.
Berita Terkait
-
Manchester United Dibantai Liverpool, Begini Komentar Cristiano Ronaldo
-
Baru Dipermak Liverpool, Berikut 5 Kekalahan Terbesar Manchester United di Liga Inggris
-
Skuad Sarat Kualitas, Arsene Wenger Percaya Manchester United Masih Bisa Juara
-
Reaksi Berkelas Klopp Pasca Cristiano Ronaldo Tendang Perut Curtis Jones
-
Manchester United Belum Mau Kehilangan Paul Pogba
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia