Suara.com - Jurgen Klopp mengatakan menghadapi Brighton & Hove Albion bakal menjadi salah satu laga paling rumit bagi Liverpool guna mempertahankan posisi dalam persaingan di papan atas Liga Inggris.
Liverpool bakal menjamu Brighton di Anfield dalam rangkaian laga pekan kesepuluh Liga Inggris pada Sabtu malam nanti, dengan bekal kemenangan identik 5-0 melawan Manchester United dan Watford di dua pertandingan terakhirnya.
"Kami memiliki awal musim yang baik sejauh ini, tetapi jelas tim-tim lain juga mengalami hal serupa," kata Klopp dikutip dari laman resmi Liverpool seperti dimuat Antara.
"Kami tahu semuanya bisa berubah dengan cepat dan kami berusaha bisa tampil sekonsisten mungkin.
"Untuk itu, kami harus selalu siap, termasuk besok, salah satu laga paling rumit di Liga Inggris karena apa yang dikerjakan Graham Potter di Brighton dan cara mereka bermain," ujarnya menambahkan.
Pekan lalu, Brighton kalah 1-4 melawan Manchester City, tetapi menurut Klopp pasukan Burung Camar itu tampil luar biasa dalam mengendalikan bola dan menciptakan situasi-situasi berbahaya bagi lawannya.
"Bisa menguasai bola dan mengalirkan umpan semulus itu melawan City adalah hal sulit dan mereka bisa melakukannya," katanya.
Di sisi lain, Klopp juga mengingatkan bahwa kali terakhir Liverpool menjamu Brighton di Anfield, mereka menelan kekalahan dari tamunya itu.
Namun, Klopp berharap dengan tribun Anfield yang dipadati suporter akan turut memberi suntikan tersendiri bagi Mohamed Salah dkk untuk memetik tiga poin penuh.
Baca Juga: Robertson Anggap Mohamed Salah Pemain Terbaik Dunia Saat Ini
"Mereka tentu akan memiliki momen-momen mengancam, kami harus siap berlari tanpa lelah, menutup celah yang ada dan cermat dalam bertahan maupun menyerang," katanya.
"Jadi, ini jelas akan menjadi laga sulit tapi saya tak sabar melakoninya, dan saya sangat menghormati apa yang Graham kerjakan di sana, mereka selalu menyulitkan sejak ia melatih, saya harus bilang dia manajer top," tutup Klopp.
Liverpool menjadi satu-satunya tim yang masih belum merasakan kekalahan di Liga Inggris musim ini, yang semakin mentereng jadi 19 laga beruntun bila menghitung musim sebelumnya.
Anak-anak asuh Klopp sementara ini duduk di posisi kedua klasemen dengan koleksi 21 poin, hanya terpaut satu poin dari Chelsea yang berada di puncak.
Berita Terkait
-
Liverpool Persulit Federico Chiesa untuk Keluar, Juventus Gigit Jari
-
Siapkan Pengganti Virgil van Dijk, Liverpool Selangkah Lagi Rekrut Bek Muda Senegal
-
Welcome Back! Ole Gunnar Solskjaer Tertarik Jadi Pelatih Darurat Manchester United
-
Dipecat Manchester United, Legenda Liverpool Sebut Ruben Amorim Gak Kompeten
-
Siapa Darren Fletcher? Sosok Pelatih Interim Manchester United Pasca Pecat Ruben Amorim
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso? Anak Carlo Ancelotti Jadi Kandidat Pengganti
-
Antara Jay Idzes, Sassuolo dan Juventus
-
Favorit Gantikan Ruben Amorim, Eddie Howe Tolak Manchester United
-
Timnas Indonesia Raja Asia? John Herdman Punya Resep Rahasia Bikin Jepang dan Qatar Bertekuk Lutut
-
Tiket Persib vs Persija Ludes, Bobotoh Gigit Jari di GBLA, Begini Kata Manajemen
-
Spaso Maafkan Aksi Emosional Rafael Struick: Kamu Masa Depan Sepak Bola Indonesia
-
Pernah Kerja Bareng John Herdman di Kanada, Legenda MU Bisa Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Pengakuan Jujur Joey Pelupessy: Hancur Lebur Dua Pekan usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
-
Wawancara Joey Pelupessy: Era Kluivert Berakhir Pahit, Kini Lembar Baru Bersama John Herdman
-
Jejak Sjoerd Woudenberg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Kini Gabung AZ Alkmaar