Suara.com - Bayern Munich baru saja mengalami mimpi buruk. Berstatus sebagai raksasa di Jerman dengan sederet pemain bintang, tapi mereka tumbang.
Di laga termutakhir mereka tengah pekan lalu, Bayern kalah dari Borussia Monchengladbach. Tak tanggung-tanggung, Die Bayern kalah 0-5 di ajang DFB Pokal.
Sejatinya, ini bukan kekalahan pertama Bayern secara skor yang mencolok. Nah, berikut rangkuman kapan saja Bayern pernah 'dibantai' dengan skor besar oleh lawan-lawannya.
Kickers Offenbach vs Bayern (6-0)
Laga Kickers vs Bayern terjadi pada musim 1974/75. Ketika itu, pasukan Udo Lattek tengah melakoni laga tandang ke Deutsche Bank Park.
Namun, kunjungan kali ini justru membuat mereka pulang dengan menanggung malu. Di hadapan 36 ribu pendukung tim tamu, mereka kalah enam gol tanpa balas.
Padahal, nama-nama yang mengisi susunan daftar pemain Bayern adalah pemain mentereng. Sebut saja Uli Hoeness, Gerd Muller, dan Karl-Heinz Rummenigge, sementara Franz Beckenbauer.
Eintracht Frankfurt vs Bayern (6-0)
Semusim setelah kalah dari Kickers, Bayern nyatanya kembali mendapat mimpi buruk. Di musim 1975/76, saat Bayern dilatih oleh Dietmar Cramer, mereka berambisi bangkit.
Baca Juga: Bayern Munich Dipermalukan Lima Gol Tanpa Balas, Mueller: Kami Minta Maaf
Tapi, saat bersua Frankfurt, mereka justru kembali kalah dengan skor yang sama seperti musim lalu. Ini sejatinya sudah bisa ditebak sebelum laga.
Dalam empat laga sebelumnya, Bayern sudah menelan empat kekalahan beruntun. Hal ini membikin kondisi tim sempat goyah dan benar saja di laga tersebut Bayern tumbang.
Fortuna Dusseldorf vs Bayern (7-1)
Bayern masih menjalani masa-masa sulit di musim 1970-an. Cramer yang menjadi pengganti Lattek tak mampu mengangkat prestasi tim karena hanya finis di urutan ketujuh selama 2 musim berbakti.
Alhasil, Bayern menunjuk Gylo Lorent untuk membantu tim bangkit. Tapi, cerita tak langsung mulus dengan membawa Bayern ke papan atas.
Selama 14 pertandingan awal, Bayern sudah kalah 4 kali. Dan saat menjalani pekan ke-15, saat mereka bertemu Dusseldorf, pasukan FC Hollywood dibabat 1-7.
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati