Suara.com - Sudah lama Arsenal tak merengkuh gelar Premier League. Terakhir kali mereka naik podium adalah musim 2004/05.
Guna mengembalikkan ingatan pada fan Arsenal, tak ada salahnya Suara.com memutar waktu kembali ke era 1970-an.
Ketika itu, Arsenal pernah berjaya di Eropa dengan memenangi Inter-Cities Fairs Cup atau turnamen antar klub Eropa sebelum adanya UCL.
Dan sosok yang membawa Arsenal berada di puncak kesuksesan adalah Bertie Mee. Pria yang disebutkan adalah pelatih The Gunners yang juga berprofesi sebagai fisioterapis. Bagaimana kisahnya?
Awal Karier Bertie Mee di Sepak Bola
Bertie Mee lahir di Bulwell pada 25 Desember 1918. Ia merupakan pemain asal Inggris yang berposisi sebagai pemain sayap untuk Derby County dan Mansfield Town.
Mee bisa dibilang gagal dalam mengembangkan kemampuannya di sepak bola. Sebab, dirinya banyak bergelut dengan cedera.
Alhasil, karier Mee terhenti pada 1939. Cukup muda dia pensiun yakni di usia 21 tahun.
Terjun ke Dunia Fisioterapis
Baca Juga: Solskjaer Sebut Man United Seperti Orang Mabuk saat Dikalahkan Liverpool
Tak lagi menjadi pesepak bola, Mee lanjutkan karier di Roya; Army Medical Corps. Selama enam tahun lamanya, dirinya mengambil lisensi fisioterapi.
Pada 1960, Mee mendapat tawaran bergabung dengan Arsenal. Tentunya sebagai fisioterapis di bawah pelatih George Swindin.
Pada 1966, Mee akhirnya naik kelas jadi pelatih kepala. Ketika itu, dia menggantikan Billy Wright.
Awal Karier Melatih Arsenal
Mee yang resmi jadi pelatih kepala merekrut beberapa nama sebagai asistennya seperti Dave Secton dan Don Howe. Tujuannya, untuk membantunya dalam meracik taktik di mana sudah 13 tahun Arsenal tak ada nama di kancah domestik alih-alih Eropa.
Mee mulai melakukan perombakan tim. Para pemain muda diberikan waktu bermain dan pada akhirnya sukses meraih gelar Youth Cup.
Berita Terkait
-
Kisah Robert Pires, Legenda Arsenal yang Rela Putus Sekolah Demi Main Bola
-
Prediksi Leicester City vs Arsenal di Liga Inggris, 30 Oktober 2021
-
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Ada Duel Tottenham Hotspur vs Manchester United
-
Liverpool vs Brighton, Jurgen Klopp Sebut Bakal Jadi Laga yang Paling Rumit
-
Tottenham vs Man United: Solskjaer Bertekad Balikan Momentum
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong