Suara.com - Insiden brutal kembali mewarnai sepak bola Indonesia. Kali ini di Liga 3 zona Jawa Tengah antara PPSM Sakti Magelang vs Persak Kebumen di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Senin (1/11/2021).
Dalam pertandingan tersebut, pemain PPSM Sakti Magelang, Odsantino Berti terinjak lehernya oleh pemain Persak, Tri Hartanto. Akibat insiden yang terjadi pada menit 86 pertandingan itu, Odsantino langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Di Instagram story miliknya, Odsantino melaporkan kondisinya kini sudah membaik. Ia menjelaskan bahwa di setiap pertandingan yang dijalaninya, selalu berusaha memberikan yang terbaik.
"Alhamdulillah kondisi saya sudah membaik, maaf kalau saya bermain kurang baik. Akan tetapi di setiap pertandingan saya berusaha total dan semaksimal mungkin," tulis Odsantino dikutip dari Instagram Story miliknya, Selasa (2/10/2021).
"Terima kasih atas doa dan dukungan kalian semua. Di pertandingan berikutnya, saya dan teman-teman akan memberikan semua kemampuan terbaik," tambahnya.
Selain aksi brutal tersebut. Wasit Doma Saputra yang memimpin jalannya pertandingan mengeluarkan keputusan kontroversial.
Aksi injak leher yang dilakukan Tri Hartanto hanya berbuah kartu kuning. Padahal, dalam video rekaman yang tersebar di media sosial, sang pengadil lapangan berada dekat dengan pemain yang terlibat insiden tersebut.
Karena tidak puas dengan keputusan wasit, pihak PPSM memutuskan mogok bertanding. Sempat ada diskusi namun laga tetap tak dilanjutkan.
Wasit pun akhirnya memutuskan laga selesai dengan kemenangan Persak, 2-0 meski laga belum sampai 90 menit.
Baca Juga: Bayern Munich Vs Benfica, Jorge Jesus Andalkan Serangan Balik Cepat
Mengenai insiden ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI. Begitu juga dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng selaku panitia penyelenggara yang belum angkat bicara.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Legenda Persija Jakarta dan Gubernur Sulut Bangkitkan Lagi Persma 1960
-
Statuta PSSI Baru: Liga 3 Rebutan Piala Gubernur, Liga 4 Piala Bupati atau Walikota
-
Kisah Tri Brata Rafflesia: Adik Bhayangkara FC Juara Liga 4 Meski dengan Dana Pas-pasan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026
-
Jadwal Padat dan Pindah Venue, Persija Jakarta Tetap Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta
-
Unik! Mojang Jawa Barat Ini Tampilkan Kostum Persib Bandung di Puteri Indonesia 2026
-
Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!
-
Momen Rizky Ridho Jadi Fotografer Dadakan untuk Emak-Emak Jelang PSIM Yogyakarta Vs Persija
-
Naik Turun Lille dan Calvin Verdonk Menjaga Asa ke Liga Champions Musim Depan