Suara.com - Barcelona meraih tiga poin krusial setelah menang susah payah 1-0 atas Dynamo Kiev dalam pertandingan Grup E Liga Champions di NSK Olimpiyskiy pada Rabu dini hari WIB.
Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Ansu Fati di babak kedua , demikian catatan laman resmi UEFA.
Kemenangan itu membuat peluang Barcelona lolos ke 16 besar terbuka setelah tim Spanyol itu naik ke posisi dua klasemen dengan enam poin, tertinggal enam poin dari Bayern Muenchen yang sudah dipastikan lolos. Sementara itu, Dynamo Kiev terpuruk di posisi buncit dengan perolehan 1 poin.
Meski bermain di kandang lawan, Barca mendominasi sejak awal pertandingan, tetapi kerap kali disulitkan dengan serangan-serangan balik cepat Kiev.
Laga telah berjalan selama 20 menit, tetapi masih belum ada peluang berarti dari kedua tim.
Baru pada menit ke-24, Kiev mendapat peluang melalui tendangan Carlos De Pena di kotak penalti setelah menerima bola hasil sapuan bek Barcelona Clement Lenglet. Namun, sepakan De Pena berhasil ditepis oleh kiper Marc-Andre ter Stegen.
Pada menit ke-31, giliran Barcelona mendapat peluang melalui tandukan Clement Lenglet seusai memanfaatkan tendangan bebas Jordi Alba. Sayangnya bola sundulannya masih membentur tiang kiri gawang Kiev yang dikawal oleh George Buschan.
Rapatnya pertahanan Kiev membuat Barcelona kesulitan untuk menemukan ruang tembak.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Barcelona masih belum bisa menciptakan satu tembakan on target. Sedangkan, Kiev justru gencar melancarkan serangan balik.
Baca Juga: Juventus vs Zenit: Menang 4-2, Bianconeri Melaju ke Babak 16 Besar
Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama selesai.
Usai jeda, Kiev mendapatkan peluang pada menit ke-58 ketika Oleksandr Karavaev melepaskan tendangan setelah menyambar bola sapuan bek Barcelona, tetapi laju bola masih melebar dari gawang Marc Andre Ter Stegen.
Barcelona mendapatkan penalti pada menit ke-64 setelah Ansu Fati dijatuhkan bek Kiev. Namun, wasit membatalkan keputusannya setelah meninjau ulang kejadian lewat Video Assistant Referee (VAR).
Blaugrana akhirnya mencetak gol pada menit ke-70 ketika umpan silang Mingueza dari sisi kanan membuat bola mengarah ke Ansu Fati di tengah kotak penalti.
Penyerang asal Spanyol itu kemudian menendang bola dengan keras hingga menjebol gawang tim tamu.
Berbekal keunggulan satu gol, Barcelona makin bersemangat dan terus menekan lawannya.
Berita Terkait
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji