Suara.com - Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer mensejajarkan sang megabintang, Cristiano Ronaldo dengan legenda NBA yang juga ikon Chicago Bulls, Michael Jordan.
Ronaldo kerap jadi juru selamat Manchester United musim ini, termasuk ketika dua golnya membuat Setan Merah mengamankan hasil imbang 2-2 lawan Atalanta di Liga Champions tengah pekan ini.
Gol pertama Ronaldo membawa Manchester United menyamakan kedudukan di Italia, sebelum penyerang 36 tahun itu mencetak gol penyeimbang pada masa injury time babak kedua untuk membuat Setan Merah memuncaki Grup F bersama Villarreal.
Ronaldo juga sebelumnya mencetak gol dalam kemenangan di kandang melawan Villarreal dan Atalanta di Grup F, yang mendorong Solskjaer untuk membandingkan dampaknya dengan juara NBA enam kali Jordan.
Ronaldo sendiri memang kerap jadi juru selamat Manchester United musim ini, dengan kapten Timnas Portugal itu telah mencetak 9 gol dan 1 assist untuk Setan Merah dari 12 pertandingan lintas ajang.
"Kita semua memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing," ujar Solskjaer seperti dimuat Tribal Football.
"Tentu saja Cristiano adalah pemimpin dalam grup, tetapi itulah yang dia lakukan, dia mencetak gol," lanjut pelatih berusia 48 tahun itu.
"Kami tidak senang kebobolan dua gol. Tapi Ronaldo memberikan momen-momen itu, dan saya yakin Chicago Bulls juga tidak keberatan memiliki Michael Jordan."
"Terkadang tim memiliki pemain yang mereka miliki dan itulah mengapa mereka adalah Manchester United, itulah mengapa mereka menjadi juara di Chicago Bulls. Anda hanya datang dengan momen-momen itu."
Baca Juga: Daftar Top Skor Liga Champions Sepanjang Masa, Cristiano Ronaldo Belum Tersentuh
Ronaldo, yang kembali ke Manchester United pada bursa transfer musim panas kemarin, telah mencetak 5 gol di Liga Champions musim ini.
"Bagi saya, Cristiano menjadi lebih baik dan lebih baik bagi kami. Dia merasa lebih baik," tutur Solskjaer.
"Anda tahu dia tidak menjalani pramusim yang tepat, tapi sekarang dia semakin baik dan lebih baik. Dia merasa lebih cepat dan lebih tajam sekarang," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun