Bola / Bola Dunia
Kamis, 11 November 2021 | 18:14 WIB
Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick (tengah) memimpin sesi latihan timnya. [John MACDOUGALL / AFP]

Spanyol, Portugal, Italia

Spanyol selalu menjadi kekuatan yang paling memikat dalam hampir semua turnamen, tak terkecuali dengan yang sekarang.

Skuad asuhan Luis Enrique itu dihuni oleh sederet pemain muda yang menjanjikan, tetapi kali ini mereka mesti bekerja sangat keras untuk bisa lolos otomatis ke Qatar.

Saat ini mereka terpaut dua poin di bawah Swedia yang tengah memuncaki Grup B. Sayang, tim asuhan Janne Andersson sendiri yang malah menjadi salah satu dari dua tim terakhir yang mesti dihadapi Spanyol, tapi sebelum ini Spanyol mesti menghadapi dulu Yunani yang juga bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan.

Jika Spanyol menang di Athena, dan pada hari yang sama Swedia takluk di tangan tuan rumah Georgia, maka Spanyol mungkin bisa lebih enteng menjalani pertandingan terakhir melawan Swedia di Sevilla, tiga hari setelah dijamu Yunani.

Masalahnya akan sangat berat bagi Spanyol jika Yunani membuat kesulitan dan saat bersamaan Swedia yang sudah pasti menginginkan jatah otomatis ke Qatar menaklukkan Georgia.

Situasi sulit juga dihadapi Portugal dan Cristiano Ronaldo yang bakal menghadapi pertandingan hidup mati. Pertama melawan Republik Irlandia, Jumat dini hari nanti, dan terakhir melawan juara Grup A Serbia tiga hari kemudian di Lisbon.

Serbia unggul satu poin dari Portugal guna memuncaki Grup A, tapi Portugal menyimpan satu pertandingan lebih banyak. Oleh karena itu, jika tim Fernando Santos bisa menaklukkan Republik Irlandia, maka pertandingan terakhir melawan Serbia akan membuat Portugal bisa di atas angin.

Sebaliknya tidak bisa mengalahkan Republik Irlandia, maka perjuangan Ronaldo cs akan berat sekali kala menjamu Serbia di Lisbon, Senin dini hari mendatang. Untuk itu, Portugal tak boleh kalah dan juga seri melawan Irlandia.

Baca Juga: Pebalap F1 Lewis Hamilton Janji Tonton Aksi Neymar di Laga Brasil Vs Kolombia

Persoalan pelik juga dihadapi juara Eropa Italia yang mengesankan sepanjang turnamen Euro 2020 sampai bisa mementahkan semua ramalan. Italia saat ini sama-sama mengoleksi 14 poin yang sama dengan Swiss di puncak Grup C.

Kedua tim akan bertemu Sabtu dini hari lusa di Stadio Olimpico yang pasti menjadi pertandingan hidup mati yang menentukan tiket otomatis ke Piala Dunia Qatar.

Setelah itu kedua tim akan menjalani laga terakhirnya awal pekan depan, masing-masing Italia bertandang ke Irlandia dan Swiss menjamu Bulgaria.

Italia yang mengalahkan Swiss 3-0 dalam fase grup Euro 2020 masih sekuat dulu, tapi dalam sepak bola apa pun bisa terjadi sekalipun Azzurri bakal tampil di kandang sendiri di Roma.

Rekor fantastis 37 pertandingan berturut-turut tak terkalahkan memang sudah dihentikan Spanyol dalam semifinal Nations League bulan lalu, namun setelah itu Italia bangkit menerkam Belgia 2-1 untuk merebut peringkat ketiga Nations League.

Italia tak bisa diperkuat Nicola Zaniolo, Lorenzo Pellegrini dan Ciro Immobile, serta mungkin Nicola Barella, karena cedera. Padahal mereka ini bagian penting dalam tim Azzurri.

Load More