Suara.com - Sebanyak enam tim memastikan diri lolos ke babak 8 besar Liga 3 Sumatera Barat 2021 usai menjalankan pertandingan kedua mereka di babak penyisihan grup yang mereka jalankan Kamis (11/11/2021) sore.
Keenam tim tersebut adalah PSKB Bukittinggi dan Aroma Taram di Grup A yang mengumpulkan enam poin dari dua laga yang mereka jalankan. Kemudian Gasliko di Grup B yang mengumpulkan dua kemenangan dengan enam poin sementara dua pesaingnya Batang Anai dan GMR masih mengumpulkan tiga poin dari dua laga.
Selanjutnya di Grup C tuan rumah PSBS Batusangkar dan Persiju Sijunjung memiliki dua kemenangan dengan enam poin dari dua laga yang mereka jalani, sementara dua pesaing lainnya Absolute FC dan Machudums belum mendapatkan poin.
Terakhir di Grup D, tuan rumah PSP Padang memastikan diri lolos usai menaklukkan Dua Lipa 5-0 di Stadion Haji Agus Salim. Hasil ini membuat mereka meraih enam poin sementara pesaing mereka Dua Lipa FC dan Persepak harus saling 'bunuh' di pertandingan terakhir karena sama-sama memiliki tiga poin.
Pelatih PSP Padang Delfi Adri bersyukur dengan hasil ini dan mengapresiasi perjuangan anak-anak yang bekerja keras meraih kemenangan.
"Permainan anak-anak semakin berkembang dari pertandingan sebelumnya dan ini hasil kita fight di setiap laga. Kita akan melakukan rotasi pemain di laga ketiga nanti, bukan memasang tim pelapis tapi menyiapkan strategi untuk laga ketiga," kata dia.
Ia mengaku puas dengan permainan timnya di saat pertandingan lalu ada banyak peluang namun sedikit gol dan hari ini banyak peluang dan banyak juga gol yang tercipta.
"Kita evaluasi dan bahan program latihan di laga lalu dan alhamdulillah di laga ini semua berubah. Saya puas dengan penampilan anak-anak hari ini namun evaluasi tetap kita lakukan," ujarnya.
Gol PSP Padang ke gawang Dua Lipa FC dicetak oleh Jerri Noval menit ke-3, Muhammad Ferdian Yusril menit ke-41, Sahrul Akmal menit ke-66, Sahbandi menit ke-80 dan gol terakhir dicetak Ary Aulia Rahman menit ke-90. [Antara]
Baca Juga: Momen Lucu di Acara Pelepasan Timnas Indonesia, Elkan Baggott Pamer KTP ke Ketum PSSI
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Legenda Persija Jakarta dan Gubernur Sulut Bangkitkan Lagi Persma 1960
-
Statuta PSSI Baru: Liga 3 Rebutan Piala Gubernur, Liga 4 Piala Bupati atau Walikota
-
Kisah Tri Brata Rafflesia: Adik Bhayangkara FC Juara Liga 4 Meski dengan Dana Pas-pasan
-
Lengkap! 8 Tim Promosi ke Liga 3 Musim Depan, Ada Klub Milik Polisi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati