Ia menggagas ide tiga poin untuk kemenangan ini agar pertandingan berjalan menarik dan lebih atraktif, sehingga setiap tim mencari kemenangan dan banyak gol yang akan diciptakan.
Sama seperti versi pertama, ide ini pun diterapkan pertama kali di Inggris yang kemudian diikuti oleh beberapa negara lainnya dan bahkan oleh FIFA untuk Piala Dunia serta UEFA untuk Liga Champions.
Nyatanya, adanya perubahan dari dua poin dan tiga poin ini mengubah sejarah sepak bola itu sendiri. Jika masih menerapkan sistem dua angka, Blackburn Rovers takkan menjuarai Premier League 1995/96 karena poinnya sama dengan Manchester United dan kalah selisih gol.
Berdasarkan penelitian yang ada, kehadiran sistem tiga poin ini membuat setiap tim tak lagi mengincar hasil imbang. Selain itu adanya peningkatan serangan dari setiap tim sebesar 10 persen dan peningkatan jumlah pelanggaran sebesar 12,5 persen.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
Miris! Pemain Persab Brebes Terlantar dan Diantar Naik Motor Bak Usai Gagal di Liga 3
-
Sepak Bola Peparnas Papua: Menang WO Atas Kalsel, Tuan Rumah Sabet Medali Emas
-
Ada Ronaldo, Ini 5 Pemain Man United yang Dianggap Tak Layak Jadi Starter
-
Kisah John Cofie, Eks Bintang Manchester United yang Kini Jadi Guru Olahraga
-
Sepak Bola Peparnas Papua: Jawa Barat Sabet Perunggu, Begini Komentar Pelatih
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026