Suara.com - Pelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko mengaku enggan melakukan evaluasi timnya terlalu dini setelah dikalahkan Persipura Jayapura, Senin (22/11/2021).
"Apa yang harus dievaluasi, apa yang harus diperbaiki, mungkin masih terlalu dini. Karena pertandingan baru saja usai dan pastinya saya akan melihat ketika sudah sampai hotel, saya akan menonton bagaimana kita bermain," ujar Igor Kriushenko dalam konferensi pers virtual usai pertandingan.
Pelatih asal Belarus itu menjelaskan salah satu kesalahan yang dilakukan Persikabo ketika berhadapan dengan Persipura Jayapura adalah akurasi dari operan.
Menurutnya, ketepatan dari operan-operan yang dilakukan anak asuhnya terkadang tidak sesuai, dan itu kerap terjadi berulang-ulang, termasuk pada laga-laga sebelumnya.
"Salah satu kesalahan dari kesalahan-kesalahan tadi adalah passing-passing yang sederhana, passing-passing yang seharusnya akurasinya bisa lebih baik lagi," jelas Igor.
"Tapi ini saya tidak tahu kesalahan ini terus berulang-ulang padahal sudah sering diperbaiki," sambungnya.
Persikabo harus menerima kekalahan kelimanya musim ini di Liga 1 2021/2022 usai dikalahkan Persipura dengan skor 1-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Pada laga tersebut, Persikabo tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri bek mereka Roni Beroperay, dan aksi individu Ferinando Pahabol, sebelum akhirnya kedudukan diperkecil oleh Ciro Alves.
Saat ini, Persikabo masih tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 12 poin dari 12 pertandingan, dan selanjutnya dijadwalkan akan melawan Persela Lamongan pada Sabtu (27/11/2021) mendatang. [Antara]
Baca Juga: Angel Alfredo Vera Beberkan Kunci Kemenangan Persipura Atas Tira Persikabo
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun