Suara.com - Bhayangkara FC gagal merengkuh tiga poin di pekan ke-13 BRI Liga 1 setelah ditahan imbang PSIS Semarang tanpa gol di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (26/11/2021).
Kegagalan meraih kemenangan membuat posisi Bhayangkara FC di puncak klasemen terancam.
The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- mengoleksi 30 poin dari 13 laga. Hanya selisih dua poin dari Persib Bandung yang berada di posisi kedua.
Andai Persib mampu mengalahkan Arema FC di pekan ke-13, Minggu (28/11/2021), posisi Bhayangkara FC bakal tergeser. Meski hal tersebut tidak akan mudah mengingat Arema FC juga ingin menang karena saat ini ada di peringkat tiga dengan 26 poin.
Pertandingan Bhayangkara FC kontra PSIS ini sudah sengit sejak dimulai. Tim asuhan Paul Munster lebih banyak menekan terutama di babak pertama.
Kokohnya lini pertahanan Mahesa Jenar --julukan PSIS-- dan apiknya Jandia Eka Putra menjaga gawang membuat Hargianto dan kawan-kawan sulit untuk mencetak gol.
Alhasil, skor kacamata tidak berubah hingga turun minum.
Tidak banyak perubahan yang dilakukan Bhayangkara FC dan PSIS di babak kedua. Hanya saja PSIS lebih berani mengambil inisiatif menyerang.
Namun, Bhayangkara tetap lebih dominan dalam hal penguasaan bola. Sulit mencetak gol dari jarak dekat, upaya sepakan jarak jauh juga dilakukan oleh Anderson Salles Cs.
Baca Juga: Ralf Rangnick ke Manchester United, Klopp: Kabar Buruk untuk Klub Liga Premier
Bhayangkara FC harus kehilangan satu pemain karena kartu merah. Lee Yujun diusir keluar lapangan usai melanggar pemain PSIS di menit ke-78.
Unggul jumlah pemain, PSIS kian gencar menekan The Guardian. Sayangnya tim asuhan Imran Nahumarury gagal memanfaatkan keuntungan tersebut untuk mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 0-0 tidak berubah.
Susunan Pemain:
Bhayangkara FC (4-3-3): Awan Setho; Ruben Sanadi, Putu Gede, Anderson Salles, Adam Alis, Dendy Sulistyawan, M Hargianto, Lee Yujun, Sani Rizki (Titan Agung 76'), Jajang Mulyana, Wahyu Subo Seto.
Pelatih: Paul Munster.
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini Alasan di Balik Batalnya Transfer Ragnar Oratmangoen ke Super League
-
Mauricio Souza Pasrah Persija Semakin Ditinggal Persib Bandung
-
Dua Eks Rekan Lionel Messi di Liga 1: Siapa Bakal Bersinar, Layvin Kurzawa atau Jean Mota?
-
Didaftarkan Sebagai Pemain Persib Bandung, I Made Mirawan Berharap Tidak Main
-
10 Pemain Diaspora Indonesia yang Kini Main di BRI Super League
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
Carrick Tolak Anggapan Manchester United Sudah Bangkit: Masih Banyak PR
-
Vietnam Klaim Punya Talenta Pemain Keturunan yang Langka, Disebut Muncul Seabad Sekali
-
Timnas Indonesia Buka Kran Tambah Pemain Keturunan Indonesia Baru
-
Bruno Fernandes Puji Habis Michael Carrick: DNA Juara Jadi Pembeda di Man United
-
John Herdman Harus Lirik Pemain Keturunan Rp 1,3 Miliar Penentu Kemenangan MVV Maastricht
-
John Herdman Full Senyum! Emil Audero Catatkan Statistik Gila di Serie A Jelang FIFA Series 2026
-
3 Alasan Tim Geypens Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta