Suara.com - Badan sepak bola dunia (FIFA) akan menguji coba teknologi offside semiotomatisnya dalam Piala Arab 2021 di Qatar yang kickoff hari ini, Selasa (30/11/2021). Kepala Wasit Pierluigi Collina menyebut uji coba itu akan sangat penting.
Teknologi ini didasarkan kepada pelacakan anggota badan dan memberikan informasi kepada Video Assistant Referee (VAR) sebelum ofisial lapangan mengambil keputusan terakhir.
"Kami akan memasang kamera di bawah atap setiap stadion," kata Direktur Teknologi dan Inovasi Sepak Bola FIFA Johannes Holzmueller seperti dikutip Reuters.
"Data pelacakan anggota badan yang diekstraksi dari video itu akan dikirimkan ke ruang operasi dan penghitungan garis offside serta titik tendangan yang terdeteksi disampaikan kepada operator tayang ulang hampir secara seketika."
"Operator tayang ulang kemudian diberi kesempatan untuk segera menunjukkannya kepada VAR. Dalam Piala Arab FIFA, asisten VAR yang dikhususkan untuk stasiun offside dapat segera memvalidasi dan mengonfirmasi informasi itu."
Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger mengatakan April silam bahwa dia berharap organisasi tersebut siap menerapkan teknologi tersebut pada Piala Dunia Qatar tahun depan.
Pada Maret, mantan striker Belanda Marco van Basten meminta anggota parlemen sepak bola untuk mempertimbangkan menghapus aturan offside, dengan menyebut sepakbola menjadi lebih baik tanpa itu.
Pertandingan sepakbola sudah dihujani panggilan offside yang kontroversial sejak VAR diperkenalkan karena semakin besarnya kekhawatiran atas waktu yang dibutuhkan dan ketepatan penilaian offside.
"Teknologi sangat penting dan berguna baik dalam persiapan prapertandingan maupun proses pengambilan keputusan selama laga," kata Collina.
Baca Juga: Simak! Ini 7 Aturan Sepak Bola yang Wajib Diketahui
"Dalam insiden offside, keputusan dibuat setelah menganalisis tidak hanya posisi pemain tetapi juga keterlibatan mereka dalam pergerakan."
"Teknologi saat ini atau nanti bisa menarik garis tetapi penilaian yang mempengaruhi pertandingan atau lawan tetap berada di tangan wasit," demikian dilansir dari Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden FIFA Tuding Penolak Perubahan Piala Dunia Ketakutan
-
FIFA Umumkan Nominasi Pemain Terbaik 2021, Ada Ronaldo dan Messi
-
Tira Persikabo: Apa yang Dilakukan Alex Goncalves Benar-benar Mengecewakan
-
Qatar Diterpa Isu HAM, FIFA Jamin Siapapun Bisa Saksikan Piala Dunia 2022
-
FIFA Ubah Format Playoff Antarbenua Piala Dunia 2022, Ini Alasannya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle