Suara.com - Setelah tampil fenomenal dengan rekor sapu bersih kemenangan sejak awal Liga Italia musim ini, Napoli nampaknya mulai kepayahan menuju pertengahan musim. Menyikapi tren yang cukup negatif ini, pelatih Napoli Luciano Spalletti rupanya santai saja.
Dalam empat pertandingan pamungkasnya di Serie A, Napoli hanya mampu merebut satu kemenangan, sekali kalah, dan dua kali seri.
Teranyar, Napoli hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Sassuolo pada laga pekan ke-15 Liga Italia di MAPEI Stadium, Kamis (2/12/2021) dini hari WIB.
Kini, Napoli yang sempat begitu jemawa di puncak klasemen hanya terpaut satu poin dengan AC Milan yang ada di peringkat kedua, serta hanya unggul dua poin atas Inter Milan yang menghuni posisi ketiga.
Duo Milan sama-sama memenangi laga pekan ke-15 mereka dini hari tadi.
Menyikapi persaingan di papan atas, Luciano Spalletti menegaskan jika meraih Scudetto alias gelar juara Liga Italia bukanlah ambisi Napoli musim ini.
Pelatih kawakan asli Italia itu menyatakan jika Napoli hanya ingin membuat progres dari pertandingan ke pertandingan, dan tidak terlalu ambisius untuk meraih trofi musim ini.
Hasil imbang di kandang Sassuolo sendiri praktis sangat mengecewakan bagi Napoli. Pasalnya, Partenopei --julukan Napoli-- sempat unggul dua gol di MAPEI Stadium, namun akhirnya harus puas dengan hasil seri setelah kecolongan gol di menit ke-71 dan 89.
Drama sendiri terjadi di masa injury time, dengan Spalletti diusir dari lapangan seusai menerima kartu merah lantaran protes kerasnya.
Baca Juga: Hujan Kartu Kuning di Laga Bologna vs Roma, Mourinho 'Serang' Wasit
Napoli pun sejatinya nyaris kalah, andai gol Gregoire Defrel untuk Sassulo di penghujung laga tak dianulir VAR.
"Ini laga yang sulit di markas Sassuolo, tapi kami nyaris saja menang. Tentu kami kecewa gagal menang, tapi badai cedera benar-benar mempengaruhi kami," kilah Spalletti seperti dilansir football-italia.
Dua pemain pilar utama Napoli, gelandang Fabian Ruiz dan bek Kalidou Koulibaly memang mengalami cedera dalam pertandingan tersebut dan harus digantikan, dan Spalletti juga mengonfirmasi bahwa keduanya akan melewatkan laga berikutnya kontra Atalanta di liga.
"Saya diusir wasit pada akhir laga, namun saya mereka kepemimpinannya perlu diragukan pada laga ini. Banyak keputusan yang cukup aneh darinya," celoteh Spalletti.
"Soal persaingan di papan atas, jujur saja bahwa kami tak terlalu melihat klasemen," ucapnya.
"Saya pernah mengatakan dan memang sejak awal saya katakan, dan akan saya katakan lagi, target kami hanyalah dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya, membuat progres. Scudetto bukanlah target kami," tegas mantan pelatih AS Roma dan Inter Milan itu.
Berita Terkait
-
Emil Resmi Gabung Juventus
-
Bantah Rumor Panas, Luciano Spalletti Tegaskan Juventus Gak Butuh Mauro Icardi
-
Mantan Anak Asuh Diserang Fans, Bos Inter Milan Minta Maaf dan Puji Mental Baja Emil Audero
-
Detik-detik Aksi Gila Jay Idzes Bantai Klub Rp 1,8 Triliun
-
Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Opsi Pemain Naturalisasi Perdana John Herdman, 11-12 dari Kevin Diks, Posisi Gelandang Serang
-
Head to Head Maarten Paes vs AZ Alkmaar, Calon Lawan di Debut Bersama Ajax
-
Ujian Berat Menanti, Maarten Paes Berpotensi Debut Lawan Penakluk Ajax Musim Lalu
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Ivar Jenner Sempat Dilirik Mantan Klub Jay Idzes, Kini Justru Santer ke Super League
-
Mauricio Souza Bangga Analis Persija Jakarta Naik Kelas ke Timnas Indonesia Bareng John Herdman
-
Pelatih Brasil Ikhlas Tangan Kanannya Dicomot John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Rahasia Paulo Ricardo Cepat Nyetel di Persija: Dari Teman Brasil hingga Iklim Tropis