Suara.com - Stadion Bishan di Singapura bakal menjadi saksi bisu Timnas Indonesia melakoni laga perdananya di Piala AFF 2020.
Skuat 'Merah Putih' dijadwalkan menghadapi Kamboja pada laga Grup B pada Kamis (9/12/2021) pukul 19:30 WIB.
Selain Kamboja, di Stadion Bishan pula Indonesia bakal menghadapi lawan-lawan lainnya dari Grup B yaitu Malaysia, Vietnam, dan Laos.
Adapun, untuk turnamen Piala AFF tahun ini diselenggarakan dengan regulasi home tournament dan menggunakan sistem bubble untuk mencegah penularan COVID-19.
Selain Stadion Bishan, Singapura selaku tuan rumah sudah mempersiapkan satu arena lain untuk menjadi tempat diselenggarakannya Piala AFF 2020 yaitu Stadion Nasional Singapura.
Untuk mengenal venue Stadion Bishan, berikut rangkuman profil stadion yang akan digunakan oleh anak-anak asuh Shin Tae-yong berlaga menghadapi Kamboja nanti.
Profil Stadion Bishan
Stadion ini terletak tepat di tengah negara Singapura yang sudah dibuka sejak tahun 1998. Meski sudah berdiri cukup lama, stadion ini tidak memiliki kapasitas yang besar.
Stadion Bishan tercatat hanya bisa menampung sekitar 6.000 penonton saja. Namun demikian, stadion ini sudah memenuhi standar internasional dan sudah teruji sejak 2004.
Baca Juga: Piala AFF: 3 Kelemahan Kamboja yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia
Hal ini dibuktikan dengan digunakannya Stadion Bishan untuk laga-laga yang masuk agenda FIFA dan AFC seperti Liga Champions Asia.
Bahkan pada 2006 lalu, stadion tersebut pernah menjadi salah satu venue yang digunakan untuk menggelar Piala Asia U-17.
Stadion Bishan ini pun menjadi saksi hadirnya klub-klub raksasa Eropa seperti Inter Milan pada 2017 dan Juventus pada 2019.
Inter Milan dan Juventus saat itu mengikuti tur pramusim International Champions Cup (ICC) Zona Asia yang berlangsung di Singapura.
Stadion Bishan pada awalnya dijadikan markas oleh klub asal Singapura, Home United FC dari 1998 hingga 2019. Namun kini telah menjadi kandang dari Lion City Sailors FC.
Selain memiliki lapangan yang berstandar internasional, Stadion Bishan juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti lintasan atletik dari mulai lari, lompat jauh, hingga lompat tinggi.
Berita Terkait
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi