Suara.com - Performa Chelsea baru-baru ini tampak "mengerikan" bagi pelatih Thomas Tuchel. Dia pun meminta anak asuhnya untuk bangkit saat menghadapi Leeds United.
Duel Chelsea vs Leeds United akan berlangsung dalam laga pekan ke-16 Liga Inggris. Pertandingan akan bergulir di Stamford Bridge pada Sabtu (11/12/2021) pukul 22.00 WIB.
Dalam empat pertandingan terakhir, Chelsea cuma meraih satu kemenangan di semua kompetisi dan kebobolan tiga gol di dua pertandingan sebelumnya.
Padahal, sebelum kalah dari West Ham dan imbang dengan Zenit, Chelsea hanya kebobolan 10 gol sepanjang musim ini.
Tuchel mengakui performa Chelsea sangat buruk jika dipandang dari standar tinggi yang dipatok klub. Dia pun meminta anak asuhnya untuk bangkit mulai dari laga kontra Leeds United.
"Ini sangat tidak biasa bagi kami dan ini seharusnya tidak menjadi kebiasaan," kata Thomas Tuchel dikutip dari BBC Sport, Sabtu (11/12/2021).
“Penampilan kami tidak mengerikan atau buruk. Dalam beberapa momen, tim tampil biasa-biasa saja. Dan biasa-biasa saja akan terlihat mengerikan ketika Anda bermain dan bekerja untuk Chelsea."
Tuchel tak menampik timnya tengah memasuki tren penurunan setelah hal luar biasa yang diperlihatkan sejak kedatangannya ke Stamford Bridge. The Blues sebelumnya berhasil menjadi juara Liga Champions, dan memimpin klasemen Liga Inggris musim ini sebelum digusur Manchester City pekan lalu.
“Jika Anda memimpin empat kali dalam dua pertandingan dan Anda lolos dengan satu poin dan kebobolan enam gol, ini bukan saatnya untuk berpaling dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa," tegas Tuchel.
Baca Juga: Kisah Jose Mourinho Rela Digiring ke Kantor Polisi Gara-gara Bawa Kabur Anjing
"Saya merasa kami turun dari penampilan bagus menjadi normal, penampilan rata-rata saat kami memimpin."
Chelsea menjamu Leeds pada Sabtu, berusaha mendapatkan kembali tempat dalam perburuan gelar Liga Inggris setelah merosot ke urutan ketiga di belakang Man City dan Liverpool pasca kekalahan dari The Hammers.
“Kami sudah belajar sekarang, mudah-mudahan, dua kali dari pengalaman, dan kami memiliki kesempatan untuk membuktikannya besok [Sabtu]," tegas Tuchel.
Berita Terkait
-
Hasil Brentford vs Watford: The Bees Comeback Lewat Dua Gol Larut
-
Liverpool vs Aston Villa: Klopp Persilahkan Gerrard Rayakan Gol di Anfield
-
Pep Guardiola: Lawan Wolves Selalu Sulit buat Manchester City
-
Alexander-Arnold Pemain Terbaik Liga Inggris Bulan November, Guardiola Manajer Terbaik
-
Jelang Jamu Leeds United, Kapten Chelsea Minta Timnya Benahi Pertahanan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?