Suara.com - Pelatih Singapura Tatsuma Yoshida mengakui anak asuhannya gugup di babak pertama saat melawan Timnas Indonesia dalam semifinal leg pertama Piala AFF 2020. Adapun dalam laga yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura Rabu (22/12/202) berakhir dengan skor imbang 1-1.
Singapura kebobolan lebih dahulu lewat gol Witan Sulaeman pada menit 28. The Lions baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-70 setelah Ikhsan Fandi mencatatkan namanya di papan skor.
Tatsuma menjelaskan sebagian anak asuhnya gugup bermain di semifinal. Apalagi, di kandang dengan dukungan banyak suporter.
"Saya selalu percaya pada tim, Indonesia memiliki kualitas lebih tinggi dari yang diharapkan, tetapi saya juga percaya pada tim saya," kata Tatsuma Yoshida usai laga.
"Mungkin beberapa pemain gugup pada awalnya bermain di kandang dalam pertandingan besar, tetapi ini hanya babak pertama," tambahnya.
Pelatih asal Jepang itu mengaku kurang puas dengan hasil imbang ini. Namun, itu menurutnya jauh lebih baik ketimbang menelan kekalahan.
Singapura hanya tinggal memperbaiki beberapa kekurangan untuk melakoni leg kedua pada 25 Desember mendatang di stadion dan jam serupa.
"Hasil ini tidak terlalu bagus tetapi juga tidak terlalu buruk bagi kami. Tim tidak menyerah dan bisa menyamakan kedudukan," terang Tatsuma.
"Kini, kami menatap laga selanjutnya dengan recovery yang singkat. Saya percaya dengan para pemain saya bisa memberikan hasil lebih baik lagi di semifinal kedua," pungkasnya.
Baca Juga: Kolaborasi Apik Asnawi dan Witan Sulaeman Pecundangi Kiper Singapura Curi Atensi
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu