Suara.com - Exco PSSI, Hasani Abdulgani, baru-baru ini menjelaskan garis keturunan yang dimiliki Sandy Walsh. Menurutnya, datanya dipastikan aman dan tidak melanggar aturan FIFA.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong sempat mengajukan empat nama agar segera dinaturalisasi oleh pihak PSSI. Empat nama itu adalah Mees Hilgers, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Kevin Diks.
Bagi Kevin Diks, kini Shin Tae-yong ingin menggantinya dengan nama baru, yaitu Ragnar Oratmangoen. Pergantian itu karena posisi bermain Diks sama dengan Sandy Walsh.
Bicara terkait Sandy Walsh, baru-baru Exco PSSI, Hasani Abdulgani memberikan informasi menarik soal garis keturunan yang dimilikinya. Hal itu disampaikan via akun Instagramnya pada Kamis (23/12/2021).
Menurutnya pemain yang kini berseragam KV Mechelen ini punya darah Indonesia dari kakek serta neneknya di pihak ibu.
"Garis turunan: Ibu lahir di Belanda dan ayah warga negara British UK (Irlandia Utara). Kakek lahir di Surabaya, Nenek lahir di Purworejo (dari ibu Walsh. Keduanya warga negara Belanda)," tulis Hasani Abdulgani.
Melihat garis keturunan tersebut, maka PSSI tidak akan melanggar aturan FIFA jika ingin menaturalisasi Sandy Walsh.
"Jadi Walsh tidak melanggar article No 7 FIFA. Sebab Kakek dan Nenek mempunyai darah dan turunan Indonesia," imbuhnya.
Sebagai informasi, article 7 FIFA dengan tegas menyatakan seseorang dapat mengajukan naturalisasi jika ada kaitan turunan darah dari orang tua (termasuk kakek/nenek).
Baca Juga: Pasukannya Pontang-panting, Pelatih Timnas Singapura: Indonesia Berkualitas Tinggi
Atau pihak yang bersangkutan sudah menetap lima tahun secara beruntun di negara tersebut dan orang yang bersangkutan lahir di negara itu.
Terlepas dari itu, melihat data dari Transfermarkt, Sandy Walsh di musim ini menjadi pemain inti dari tim Liga Belgia, KV Mechelen.
Sejauh ini, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut sudah tamil dalam 20 pertandingan di Liga Belgia dengan sumbangan dua gol serta lima assist.
Berita Terkait
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia, Kode akan Dilanjut?
-
Jadi Rekan Setim Justin Hubner, Pemain Keturunan Jawa Bisa Dibujuk Gabung Timnas Indonesia
-
Dean James Masuk Radar Ajax, Persaingan Bek Kiri Skuat Garuda Bakal Kian Berdarah-Darah!
-
Alasan PSSI Melarang Nova Arianto Mendampingi John Herdman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim