Selama 13 musim bermain, Shin mencetak 99 gol dan 68 assist dari total 401 pertandingan untuk Ilwha Chunma yang enam kali menjuarai Liga Korea.
Karier kepelatihannya tak kalah menarik. Akhir 2008, dia mengawalinya bersama Seongnam FC yang juga berujung sukses seperti saat dia berstatus pemain.
Setelah Piala Dunia Brazil 2014, dia mengisi sementara kursi pelatih timnas. Februari 2015 dia diserahi tugas mengasuh Korsel U-23 dan berhasil mengantarkan Laskar Taeguk mencapai perempat final sepakbola Olimpiade Rio 2016.
Prospek besar
Dua tahun kemudian pada 2017 Shin ditunjuk memimpin Korea Selatan yang di ambang gagal masuk putaran final Piala Dunia 2018 setelah negeri itu memecat pelatih asal Jerman yang juga mantan pemain kesohor, Uli Stielike.
Dua pertandingan sulit menanti Shin. Pertama, menjamu Iran yang tak bisa dikalahkan Korsel selama bertahun-tahun. Kedua, bertandang ke Uzbekistan yang di ambang mewujudkan mimpi lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Sungguh misi yang mustahil. Bukan saja karena dua lawannya itu, tetapi juga oleh kondisi skuad Korea yang saat itu menjemukan, tidak kreatif, dan kehilangan motivasi.
Ternyata Shin sukses membawa negaranya ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Di sana, pasukan Shin membantai juara bertahan Jerman 2-0, tapi kemudian kalah tipis dari Meksiko dan Swedia dalam dua laga fase grup berikutnya.
Shin berhasil membentuk kembali tim yang tadinya berantakan menjadi kekuatan padu yang diperhitungkan lawan. Ini resume menarik, termasuk bagi Indonesia yang merekrut dia akhir Desember 2019.
Baca Juga: Lolos ke Final Piala AFF 2020, Dua Hal Ini yang Harus Diperbaiki Timnas Indonesia
Sewaktu dia dikontrak Indonesia, timnas sudah lima kali kalah berturut-turut dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2020, Grup G Zona Asia, sehingga sudah pasti tak lolos.
Shin sempat membuat Indonesia memperoleh poin pertamanya ketika menahan seri Thailand 2-2 dalam kualifikasi yang dilanjutkan lagi setelah pandemi menghentikannya sepanjang 2020.
Memang kemudian kalah besar dari Vietnam dan Uni Emirat Arab pada Juni, ketika persiapan atlet seluruh dunia terganggu oleh pandemi, tetapi dalam Piala AFF, Indonesia menjadi tim yang berubah.
Malaysia yang dua kali mengalahkan Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2022, dihabisi 4-1 pekan lalu, sedangkan juara bertahan Vietnam yang juga dua kali mengalahkan Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia Qatar, ditahan seri 0-0 dalam laga fase grup Piala AFF 2020 lainnya.
Ini menjelaskan ada perkembangan besar dalam tim Indonesia di mana Shin menjadi bagian instrumental dalam perubahan ini.
Sudah lima kali Indonesia menjadi runner up Piala AFF yang tiga di antaranya karena dikalahkan Thailand yang menjadi lawan Indonesia dalam final Piala AFF kali ini.
Berita Terkait
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Parah! FC Twente Cari Untung dari Cedera Parah Mees Hilgers
-
Oxford United Tekuk Klub Elkan Baggott, Ole Romeny Hampir Cetak Gol Indah
-
Diperkuat 5 Pemain Keturunan, Media Asing: Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games
-
Rapor Kevin Diks Usai Borussia Monchengladbach Perpanjang Rekor Tanpa Kalah
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Cerita Miris Wojciech Szczesny, Main di Barcelona Tak Digaji, Duit Diambil Juventus
-
Rumor Bursa Transfer: Harry Kane Ogah ke Barca, Serhou Guirassy Dibidik Real Madrid
-
Parah! FC Twente Cari Untung dari Cedera Parah Mees Hilgers
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Oxford United Tekuk Klub Elkan Baggott, Ole Romeny Hampir Cetak Gol Indah
-
Tanpa Ribet Sekali Klik! Berikut Link Streaming Persis Solo vs PSM Makassar Malam Ini
-
Diperkuat 5 Pemain Keturunan, Media Asing: Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games
-
Sesaat Lagi Kick Off! PSM Makassar Siap Bikin Malu Persis Solo di Manahan
-
Legenda MU Bela Gaya Ruben Amorim Bongkar Pasang Formasi, Kurangnya Cuma Ini
-
Roberto Di Matteo Terkesima dengan Bintang Muda Chelsea Estevao