Suara.com - Asnawi Mangkualam berhasil memikat masyarakat Indonesia berkat penampilan apiknya di Piala AFF 2020. Pemain Ansan Greeners itu kemudian mengungkapkan perjalanan beratnya bisa menembus timnas Indonesia dan jadi pesepak bola profesional.
Melalui akun Instagramnya pada Jumat (7/1/2022), Asnawi Mangkualam membuat unggahan menyentuh. Eks PSM Makassar itu membagikan dua potretnya ketika masih kecil dan disandingkan saat ia membela timnas Indonesia di Piala AFF 2020 kemarin.
Dalam keterangan postingannya, pemain berusia 22 tahun ini lalu bercerita soal prosesnya berhasil menembus skuad Garuda yang tentu menjadi impian bagi pemain sepak bola di Indonesia.
"Bicara tentang proses yang dibahas mas Gelael, jadi ingat saat berjuang untuk jadi pemain sepak bola profesional dengna masuk SSB Hasanuddin FC di usia 10 tahun," tulisnya.
Asnawi menceritakan, meski ayahnya merupakan mantan pemain sepak bola, tapi banyak yang meragukan dirinya. Namun, ia tak patah semangat dan terus kerja keras.
"Meskipun ayah saya mantan pemain sepak bola, banyak yang bilang jadi pemain profesional cuma mimpi tidak akan sehebat ayah saya dulu."
"Tapi alhamdulilah restu orang tua dan kerja keras, bersyukur bisa memberikan yang terbaik bersama timnas Indonesia, mulai dari U-16, U-19, U-23, sampau timnas senior," tegasnya.
Lebih lanjut, pemain yang kini berkarier di Korea Selatan tersebut menyampaikan pesan agar terus percaya dengan diri sendiri.
Sementara itu, Asnawi merupakan salah satu pemain muda asal Indonesia yang sangat potensial. Di usianya yang masih 22 tahun, ia berani keluar dari zona nyaman.
Baca Juga: Berhasrat Bela Timnas Indonesia, Bruno Silva Berharap Dinaturalisasi
Pemain kelahiran Makassar ini berani merantau keluar negeri, tepatnya Korea Selatan demi perkembangan kariernya dalam sepak bola.
Terbaru Asnawi Mangkualam mendapatkan perpanjangan kontrak dari klubnya. Ia pun berhasrat membawa Ansan Greeners promisi ke K-League 1 serta membuka jalan bagi pemain Indonesia lain untuk berkarier di Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Diskusi Bareng Asnawi, Egy, Witan dan Abi Usai Piala AFF, Apa yang Dibahas?
-
Nyaris Gagal, Pemilik Ansan Greeners Turun Tangan Langsung Demi Pertahankan Asnawi
-
Siap Berkarier di Luar Negeri, Pratama Arhan Korek Informasi dari Asnawi hingga STY
-
Resmi Perpanjang Kontrak, Asnawi Mangkualam Punya Target Besar Bersama Ansan Greeners
-
Andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Berpotensi Tergusur Jika 4 Pemain Ini Datang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak