Suara.com - Timnas Indonesia dipastikan bakal menghadapi Bangladesh pada pertandingan persahabatan di akhir Januari 2022.
Pertandingan persahabatan tersebut masuk ke dalam rangkaian FIFA Matchday dan penting bagi Indonesia untuk meraih poin demi mendongkrak posisi di rangking FIFA.
Kepastian laga uji tanding itu disampaikan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi. Namun PSSI belum mengeluarkan jadwal pertandingan tersebut.
Meski begitu, laga persahabatan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh digelar antara tanggal 24 hingga 31 Januari 2022 sesuai jadwal jeda internasional.
Untuk lokasi pertandingan PSSI pun sudah memastikan laga antara Indonesia melawan Bangladesh bakal digelar di Bali.
Secara rangking FIFA, Indonesia unggul cukup jauh dari calon lawannya. Bangladesh menempati peringkat 186.
Meski demikian, ada sejumlah alasan bagi Timnas Indonesia untuk tetap mewaspadai Bangladesh.
1. Faktor Pelatih Baru
Kekuatan Bangladesh harus diwaspadai karena mereka baru saja mendatangkan pelatih anyar. Adalah pelatih asal Portugal, Mario Lemos, yang didapuk sebagai juru taktik tim nasional Bangladesh pada 23 Oktober lalu.
Baca Juga: Demi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Gaji Menggiurkan dari Klub China
Mantan pelatih Negeri Sembilan di Malaysia itu sudah mendampingi Bangladesh dalam 3 pertandingan dengan hasil masing-masing 1 kali kalah, imbang, dan menang.
2. Buta Kekuatan Lawan
Meski secara statistik pertemuan Indonesia unggul telak atas Bangladesh dengan meraih empat kemenangan dan masing-masing sekali imbang dan kalah, tim arahan Shin Tae-yong tetap tak boleh meremehkan bakal lawannya tersebut.
Terakhir kali Indonesia bertemu dengan Bangladesh pada November 2008 silam, di laga persahabatan.
Jadi tidak berlebihan jika Timnas Indonesia dikatakan buta soal kekuatan Bangladesh.
3. Indonesia Tak Akan Tampil dengan Kekuatan Penuh
Berita Terkait
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Harga Tiket Selangit Tak Surutkan Minat, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Makin Meroket
-
FC Utrecht Gantung Nasib 2 Penggawa Timnas Indonesia
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik