Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyempatkan diri untuk berbincang dengan dua penggawa Persib Bandung, Marc Klok dan Bayu Fiqri di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Shin Tae-yong nampak bercengkrama dengan Bayu Fiqri dan Marc Klok di tribun penonton saat menyaksikan laga pekan ke-19 BRI Liga 1 antara Persib Bandung vs Bali United, Kamis (13/1/2022).
Marc Klok dan Bayu Fiqri mendatangi Shin Tae-yong tidak secara bersamaan. Satu persatu dari mereka bergantian menemui juru taktik Skuad Garuda itu.
Pertemuan Shin Tae-yong dengan dua pemain Persib Bandung itu sempat dianggap sebagai kebetulan belaka karena eks pelatih timnas Korea Selatan itu memang tengah di Bali.
Namun, merujuk unggahan Instagram Marc Klok, Shin Tae-yong mungkin memiliki agenda khusus dengan mengajak bicara Bayu Fiqri dan gelandang berdarah Belanda tersebut.
Marc Klok di Instagram, mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan proyek yang disampaikan Shin Tae-yong saat keduanya berbincang di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Senang mendengar proyek selanjutnya dari pelatih Shin Tae-yong," tulis Marc Klok di Instagram, Jumat (14/1/2022).
Sebagai informasi, Marc Klok yang sudah resmi mendapat kewarganegaraan Indonesia sejak 12 November 2020, gagal membela Skuad Garuda di Piala AFF 2020.
Saat itu, sang pemain naturalisasi itu terkendala aturan dari FIFA mengenai syarat untuk bermain bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Instagram Ansan Greeners Banjir Follower, Asnawi Mangkualam: Gas Terus
Dalam Pasal 7 Statuta FIFA, seorang pemain asing yang ingin membela asosiasi di negara baru setidaknya harus tinggal selama lima tahun di negara tersebut.
Klok sendiri, saat Piala AFF 2020 bergulir, baru tinggal di Indonesia sekitar empat tahun apabila menilik kali pertama dia bekerja di Indonesia adalah sejak memperkuat PSM Makassar pada April 2017 lalu.
Merujuk situasi itu, Marc Klok baru bisa memperkuat timnas Indonesia setidaknya setelah April 2022.
Berita Terkait
-
Kode Misterius FK Senica Berlanjut, Kini Muncul Huruf "I" dan Merah Putih, Rekrut Witan Sulaeman?
-
Bungkam PSM Makassar, Persebaya Singkirkan Persib dari Posisi Tiga Besar Klasemen Liga 1
-
PSIS Semarang Dapat Kabar Gembira, Pratama Arhan Akhirnya Bergabung dan Siap Bermain
-
Main di Indonesia Eks Pemain Chelsea Michael Essien Disorot Media Inggris, Persib Bandung Disebut Klub Antah Berantah
-
Jadwal dan Prediksi Manchester City vs Chelsea dan 4 Berita Terkini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati