Suara.com - Persija Jakarta kini kembali dilatih oleh Sudirman yang menggantikan posisi Angelo Alessio usai dipecat pada pertengahan Januari 2022.
Sudirman ditunjuk menjadi pelatih pengganti hingga Liga 1 2021 rampung. Manajer Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas membeberkan alasannya.
Bambang menyebut bahwa ada ada alasan terkait keputusan menunjuk Sudirman sebagai pelatih Persija. Pertama, Marko Simic cs tak perlu beradaptasi lagi andai Sudirman diganti di tengah jalan, mengingat musim ini menyisakan 14 laga lagi.
Kedua adalah tentang syarat administrasi pelatih di Liga 1, yakni wajib memiliki lisensi minimal A AFC. Sudirman sudah memenuhi hal tersebut dan manajemen Persija menilai tak ada alasan untuk tidak mempercayainya posisi pelatih.
Penunjukkan Sudirman sebagai pelatih Persija sejauh ini terlihat positif. Persija mampu mengalahkan Persita Tangerang 2-1 pada lanjutan laga Liga 1, Rabu (26/1).
Dari laga perdana sebagai pelatih pengganti Persija, ada beberapa perubahan yang dibawa oleh Sudirman. Berikut ulasannya.
1. Mental Bermain
Terlihat saat ditangani oleh Sudirman, mental bermain para pemain Persija lebih meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Mental yang membaik ini tidak terlepas dari kepercayaan diri para pemain yang menunjukkan kondisi internal di dalam tubuh Persija perlahan menjadi lebih baik.
Baca Juga: Pelatih PSM Makassar Pede Usung Permaian Gaya Baru Melawan Barito Putera
Mental sendiri menjadi aspek yang disoroti oleh Sudirman ketika ditunjuk kembali menangani Persija. Oleh karena aspek ini yang terlihat cukup menonjol berubah.
2. Pemain Muda Lebih Dipercaya
Sebetulnya aspek ini sudah coba diimplementasikan oleh Angelo Alessio di Persija dengan mencoba mempercayakan tempat buat para pemain muda.
Hanya saja, hasil tak konsisten yang didapatkan dan tuntutan besar bikin progres tak terlalu dilihat. Meski begitu, Sudirman mampu melanjutkan konsep yang coba dibangun oleh Angelo sebelumnya.
Dua gol yang dicetak oleh Persija saat melawan Persita lahir dari dua pemain muda mereka yaitu Taufik Hidayat dan Ilham Rio Fahmi.
3. Kembali Percaya Osvaldo Haay
Berita Terkait
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati