Suara.com - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengaku kecewa dengan performa anak-anak asuhnya meski menang dengan skor 4-1 atas Timor Leste pada laga persahabatan internasional FIFA atau FIFA Matchday yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (27/1/2022).
"Pertandingan kali ini sangat-sangat mengecewakan. Penampilan tim tidak memuaskan. Kami harus segera mengevaluasi diri agar berkembang lebih baik," ujar Shin usai pertandingan, dikutip dari keterangan PSSI yang diterima di Jakarta.
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun mengaku sempat marah kepada para pemainnya setelah babak pertama usai.
Menurut Shin, performa skuad Garuda pada pertandingan tersebut sama sekali tidak mencerminkan sebuah tim tangguh di kawasan Asia Tenggara.
"Dengan performa seperti itu, kami tak akan bisa menjadi tim kuat di Asia Tenggara," tutur pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Bek kiri timnas Indonesia Pratama Arhan juga mengakui bahwa dia dan rekan-rekannya tidak puas dengan permainan mereka saat menggulung Timor Leste.
Arhan berjanji timnas akan menambal "lubang-lubang" yang tampak pada laga pertama versus Timor Leste.
"Banyak kekurangan yang harus diperbaiki, satu demi satu. Kami akan mengikuti instruksi dari pelatih," kata pesepak bola berusia 20 tahun tersebut.
Tim nasional Indonesia berhasil membalikkan kedudukan untuk mengalahkan Timor Leste dengan skor 4-1 pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (27/1/2022) malam.
Skuad Garuda tertinggal terlebih dulu setelah penyerang Timor Leste Paulo Freitas melesakkan gol pada babak pertama. Timor Leste bahkan bisa saja unggul dua gol sebelum turun minum andai tendangan penalti Mouzinho de Lima tak mampu ditepis kiper Syahrul Fadillah.
Indonesia lalu membalas dan akhirnya unggul berkat sumbangan gol Ricky Kambuaya, Pratama Arhan (penalti) dan bunuh diri dua pemain Timor Leste yakni Georgino Da Silva serta Filomeno Junior pada paruh kedua.
Pertandingan kedua Indonesia melawan Timor Leste akan digelar pada Minggu (30/1/2022) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat