Younghusband bersaudara, yakni Philip dan James, merupakan pemain Filipina yang pernah mencicipi kerasnya sepak bola Liga Inggris di era 2000 an.
Baik Phil dan James sama-sama mengawali karier sepak bola di Inggris, yakni bersama Chelsea. Bahkan keduanya mampu mencetak catatan gemilang bersama The Blues.
Sebagai contoh ada Phil Younghusband yang mampu menjadi top skor tim muda Chelsea sehingga membuat digadang-gadang bisa menembus tim utama.
Hanya saja, karier Phil Younghusband sedikit mundur kala memasuki sepak bola profesional, terlebih setelah ia dipinjamkan ke Denmark hingga akhirnya kariernya berakhir di Filipina.
Berbeda dengan Phil, James Younghusband sedikit bisa bertahan lama di Inggris, di mana pasca membela Chelsea muda, ia sempat bermain untuk tim Inggris lainnya seperti AFC Wimbledon.
Keduanya bisa bermain di Inggris karena Filipina memiliki aturan kewarganegaraan ganda. Phil dan James sendiri lahir dan besar di Inggris sehingga memiliki status Homegrown.
3. Neil Etheridge (Filipina)
Setelah era Younghusband bersaudara, ada lagi pemain Filipina yang bermain di Liga Inggris, yakni Neil Etheridge dari Filipina.
Berbeda dengan trio Thailand, Neil Etheridge pernah mencicipi Premier League dan Divisi Championship. Ia bahkan pernah bertarung melawan pemain-pemain hebat seperti Eden Hazard, Mohamed Salah, dan sederet pemain lainnya.
Pemain yang berposisi kiper ini bisa manggung di Premier League karena Filipina menerapkan dwi kewarganegaraan. Sebagai informasi, Neil Etheridge berstatus pemain Homegrown dan juga memegang paspor Inggris.
Karier Neil Etheridge pun banyak dihabiskan di Inggris dengan membela Birmingham City, Cardiff City, Fulham, Charlton Athletic, Crewe Alexandra, Walsall, Oldham Athletic, dan juga Bristol Rovers.
4. Faiq Bolkiah (Brunei Darussalam)
Brunei Darussalam pun memiliki pemain yang juga pernah berkiprah di Inggris. Tak tanggung-tanggung, pemain itu adalah Faiq Bolkiah yang merupakan keponakan Raja Brunei.
Faiq Bolkiah lahir di Amerika Serikat dan mencicipi petualangan di sepak bola bersama tim-tim Inggris semasa mudanya.
Tercatat, ia pernah membela akademi Southampton dan Chelsea. Bahkan, pemain dengan status pesepak bola terkaya di dunia ini juga pernah membela tim U-23 Leicester City.
Hanya saja, setelahnya Faiq Bolkiah memilih hengkang ke Portugal dan bergabung Maritimo. Kini, pemain berusia 23 tahun ini bermain di Thailand bersama Chonburi FC.
5. Thanawat Suengchitthawon
Pemain Thailand lainnya yang juga pernah merasakan Liga Inggris adalah Thanawat Suengchittawon. Tercatat hingga saat ini ia masih membela Leicester City U-23.
Pemain berusia 22 tahun ini telah bermain di Eropa sejak 2018 silam. Tercatat ia pernah bermain di Prancis bersama AS Nancy.
Setelahnya ia bermain di Leicester City yang kebetulan dimiliki oleh orang Thailand. Di tim berjuluk The Foxes ini, Thanawat bermain untuk tim U-23.
6. Elkan Baggott
Kali ini pemain Asia Tenggara lainnya yang bermain di Liga Inggris berasal dari Indonesia. Sosok itu adalah Elkan Baggott.
Elkan Baggott tercatat masih menjadi bagian dari tim League One, Ipswich Town, di mana ia bermain untuk tim U-23 klub berjuluk The Tractor Boys itu.
Pemain berusia 19 tahun ini masih bermain di Inggris karena statusnya sebagai Homegrown Player. Elkan Baggott sendiri lahir di Thailand dan besar di Inggris bersama ayah asli Inggris dan ibu asli Indonesia.
Elkan sendiri baru memutuskan membela Timnas Indonesia pada 2021 lalu, di mana ia sempat turun membela tim Merah Putih di kancah Piala AFF 2020.
[Zulfikar Pamungkas]
Tag
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua