Suara.com - Mantan pemain internasional Belanda Marc Overmars mengundurkan diri sebagai Direktur Olahraga Ajax, Senin (7/2/2022) WIB, setelah mengakui mengirim "serangkaian pesan yang tidak pantas" kepada rekan-rekan wanita, klub sepak bola Liga Belanda itu mengumumkan.
Overmars, 48 tahun, yang ikut memenangkan Liga Champions bersama Ajax pada 1995 sebelum bermain untuk Arsenal dan Barcelona, mengatakan dia "malu" dengan perilakunya.
"Saya malu. Pekan lalu saya dihadapkan dengan laporan tentang kelakuan saya dan bagaimana ini sampai ke orang lain," kata pemain internasional 86 kali itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip AFP.
"Sayangnya, saya tidak menyadari bahwa saya melewati batas dengan ini, tetapi itu menjadi jelas bagi saya dalam beberapa hari terakhir. Tiba-tiba saya merasakan tekanan yang sangat besar. Saya minta maaf."
Dia menambahkan: "Perilaku ini tidak dapat diterima. Saya sekarang melihat itu juga. Tapi sudah terlambat. Saya tidak melihat pilihan lain selain keluar dari Ajax. Ini juga berdampak besar pada situasi pribadi saya. Itu sebabnya saya meminta semua orang untuk meninggalkan saya dan keluarga saya sendiri."
Overmars telah menjabat di Ajax sejak musim panas 2012 dan baru-baru ini menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2026.
Selama ia menjadi staf belakang layar, Ajax berhasil menembus semifinal Liga Champions 2019 dan final Liga Europa 2017.
Dalam karir bermainnya, ia mewakili Belanda di empat turnamen besar -- Piala Dunia 1994 dan 1998 serta kejuaraan Eropa 2000 dan 2004.
Ketua Dewan Pengawas Ajax Leen Meijaard menggambarkan Overmars sebagai "direktur sepak bola terbaik yang dimiliki Ajax".
Baca Juga: Tersandung Masalah Finansial, Barcelona Urungkan Niat Boyong Nicolas Tagliafico
Tetapi dia menambahkan: "Ini menghancurkan bagi para wanita yang harus berurusan dengan perilaku itu. Ketika kami mendengar berita tentang ini, kami segera bertindak, dengan hati-hati mempertimbangkan dan menimbang apa yang terbaik untuk dilakukan."
"Sayangnya, dia benar-benar melewati batas, jadi melanjutkan tugas sebagai direktur bukanlah pilihan, karena dia mengenali dirinya sendiri. Ini sangat menyakitkan bagi semua orang."
Berita Terkait
-
Maarten Paes ke Ajax, Bakal Jadi Kiper Nomor Satu di Timnas Indonesia?
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?