Suara.com - Masa kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta di bawah pimpinan Brigjen Pol. Uden Kusuma akan habis pada 22 Februari, namun hingga saat ini belum ada titik terang waktu pelaksanaan kongres pemilihan.
Sesuai statuta PSSI tahun 2019 Pasal 32 tentang Kongres, anggota diberitahu secara tertulis mengenai tempat, dan tanggal sekurang-kurangnya 60 hari sebelum diadakannya kongres.
"Dalam waktu dekat bakal ada pemberitahuan. Saya juga saat ini sedang tidak enak badan. Semua anggota pasti sudah tahu," kata Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta Uden Kusuma dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa.
Uden mengaku tidak ada masalah pada kepengurusannya saat ini. Asprov PSSI DKI kepengurusan Uden sejauh ini sedang menyelesaikan beberapa hal sesuai arahan statuta, tanpa menjelaskan secara gamblang.
"Permasalahannya tidak ada. Kami cuma harus ada yang diselesaikan sesuai statuta. Pokoknya nanti akan ada pemberitahuan," katanya menegaskan.
Pada akhir Januari, 16 dari 30 anggota Asprov PSSI DKI Jakarta sudah mendesak pelaksanaan Kongres dan mengaku sejauh ini para anggota belum dapat pemberitahuan soal kongres.
"Sampai sekarang semua anggota tidak mendapatkan pemberitahuan tentang pelaksanaan Kongres. Padahal, masa jabatan pengurus akan berakhir pada 22 Februari nanti. Ini berarti sudah melanggar statuta,” kata salah satu anggota Asprov dari klub Laskar Muda, Erick.
Sebelumnya Sekjen PSSI Yunus Nusi juga mengingatkan kepada Asprov PSSI yang sudah habis masa periodisasi kepengurusan untuk segera melakukan kongres. Di mana PSSI sudah mengirimkan surat kepada Asprov yang periodisasi sudah habis untuk segera melakukan kongres.
Untuk mekanismenya, kata dia sesuai dengan statuta yakni sebelum melaksanakan kongres, Asprov menyampaikan draf statuta kepada PSSI untuk disetujui. Selanjutnya Asprov mengajukan permohonan penyelenggaraan kongres. [Antara]
Baca Juga: Borneo FC Bungkam Tira Persikabo 2-0, Fakhri Husaini: Saya Belum Puas
Berita Terkait
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Scaloni Tutup Rapat-rapat Starter Argentina, Tapi Pastikan Sosok Ini Tampil Lawan Aljazair
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!