Suara.com - Insiden luar lapangan mewarnai persiapan Manchester City jelang menghadapi Brentford dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris 2021/2022. Gelandang serang Jack Grealish kedapatan mabuk-mabukan di bar.
Grealish, bersama winger Manchester City Riyad Mahrez dan bek sayap Kyle Walker, terekam kamera saat ketiganya ditolak masuk ke sebuah bar di pusat Kota Manchester, Albert's Schloss.
Video tersebut sontak viral di media sosial, di mana Grealish terlihat sedang mabuk berat.
Mantan kapten Aston Villa itu terlihat jalan dengan sempoyongan, bahkan sampai harus dipapah oleh seorang pria yang kemudian diketahui sebagai salah satu staf klub Manchester City.
Jelang laga lanjutan Liga Inggris kontra Brentford, yang akan dihelat di Etihad Stadium, Manchester pada Kamis (10/2/2022) dini hari WIB nanti, manajer Manchester City, Pep Guardiola pun memberikan reaksinya terhadap video ini.
Guardiola mengaku marah atas kelakuan Grealish, namun alasannya sungguh konyol.
"Saya sangat marah. Saya kesal karena Jack, karena mereka tidak mengundang saya," seloroh Guardiola seperti dilansir The Mirror, Rabu (9/2/2022).
"Lain kali, saya harap mereka bisa mengundang saya. Kenapa saya tidak diajak?" sambung pelatih berkepala plontos asal Spanyol itu berkelakar.
Setelah melontarkan pernyataan dengan nada bercanda, Guardiola kini mulai serius. "Video itu tidak menunjukkan persis apa yang terjadi," ucapnya.
Baca Juga: Manchester City vs Brentford: Solidnya Pertahanan Citizens Buat Pep Guardiola Pede
"Mereka makan malam bersama, mabuk, menikmati suasana dengan teman dan staf tim. Itu saja, saya kira tak ada yang harus dihebohkan soal ini," sambung eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.
"Para pemain tahu risiko ketika mereka keluar karena ada media sosial. Tapi semuanya; Riyad, Kyle, Ally Marland (kitman Manchester City), Jack, mereka sempurna. Mereka tidak bikin rusuh, semuanya normal," celoteh Guardiola.
Terakhir, Guardiola kembali berkelakar. "Tapi mereka akan didenda karena tidak mengundang saya!" tandasnya.
Berita Terkait
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati