Suara.com - Manajer Manchester City Josep Guardiola meyakini laga melawan Tottenham Hotspur pada pekan ke-26 Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu malam waktu setempat akan berjalan berat untuk anak asuhnya.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Sabtu (19/2/2022), Guardiola mengatakan Tottenham Hotspur akan berusaha mengalahkan Manchester City, terlebih The Lilywhites menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris.
Guardiola menjelaskan sebuah kenyataan sulit bagi tim besar untuk kalah empat kali secara beruntun dan Tottenham memiliki banyak senjata dalam menghadapi City seperti Son Heung-min, Harry Kane dan Lucas Moura.
Tottenham tentu akan mencoba untuk memperbaiki pencapaian mereka dalam Liga Inggris pada pertandingan melawan Manchester City setelah pada tiga laga sebelumnya harus menelan kekalahan dari Wolves, Southampton dan Chelsea.
"Ini adalah masalah, faktanya mereka kalah tiga kali membuat itu lebih sulit lagi besok. Itu sulit bagi tim top untuk kalah empat kali beruntun. Mereka memiliki banyak senjata, kami menderita dengan Son, Harry Kane, Moura, mereka memiliki banyak kualitas," terang Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan, saat ini Tottenham sudah menyadari dengan proses dan pola yang akan mereka lakukan setelah kedatangan Antonio Conte pada pertengahan musim ini.
Menurutnya, Conte tentu tidak mudah untuk melakukan perubahan dalam skuad Tottenham terlebih timnya harus bermain dalam kurun waktu tiga hari sekali.
"Proses dan pola mulai menyadarkan apa yang mereka coba lakukan. Seorang pelatih yang tiba di pertengahan musim, itu tidak mudah membuat perubahan. Dengan pertandingan setiap tiga hari sekali itu tidak mudah. Dalam sepak bola kamu tidak memiliki banyak waktu," jelas Guardiola.
Baca Juga: Batal Menang di Markas Sendiri, West Ham United Harus Puas Berbagi Poin dengan Newcastle United
Berita Terkait
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Pep Guardiola Hengkang, Ruben Dias Pertimbangkan Pergi dari Manchester City
-
Pep Guardiola Dikabarkan Tertarik Latih Timnas Inggris
-
Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Ini Statistik Mentereng Mikel Arteta
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions