Suara.com - David de Gea mengaku sudah merasa menjadi warga lokal Manchester jelang perjalanannya bersama Manchester United ke kota kelahirannya, Madrid, untuk pertandingan leg pertama 16 besar melawan Atletico Madrid pada Kamis (24/2.2022) dini hari WIB.
De Gea merupakan kiper kelahiran Madrid yang merintis kariernya di akademi Atletico hingga dipercaya mengawal mistar gawang tim senior dalam usia 18 tahun pada 2009 dan perlahan berhasil menggeser Sergio Asenjo dari tempat utama.
Setelah dua musim bersama Los Rojiblancos, De Gea digaet Sir Alex Ferguson sebagai penerus tongkat estafet Edwin van der Sar pada musim panas 2011.
Kendati Madrid adalah kota kelahirannya, De Gea mengaku setelah lebih dari satu dasawarsa berseragam MU ia serasa sudah menjadi warga lokal Manchester alias Mancunian.
"Saya menyukai fakta bahwa saya lahir di Madrid. Tapi, pada akhirnya, itu hanyalah sebuah kota," kata De Gea dikutip dari situs resmi MU, Selasa.
"Sekarang saya merasa berasal dari Manchester, seperti orang-orang Manchester kebanyakan. Di mana Anda dicintai dan disambut, di situlah rumah Anda," ujarnya menambahkan.
Karier De Gea tak sepi dari rumor ketertarikan klub-klub raksasa, bahkan Real Madrid dan MU kabarnya sudah mencapai kesepakatan harga senilai 29 juta poundsterling ditukar tambah Keylor Navas pada tenggat transfer musim panas 2015, tapi transaksi batal berlangsung karena keterlambatan pengurusan dokumen di hari tenggat transfer.
Posisi De Gea sebagai kiper utama juga sempat jadi sasaran kritik suporter karena performa buruk beberapa musim lalu, sebelum ia bisa kembali ke level terbaiknya dan memaksa Dean Henderson lagi-lagi mengantre di daftar tunggu.
Di balik itu semua, De Gea kini menegaskan bahwa ia tidak bisa lagi membayangkan dirinya pergi dari MU.
"Saya sudah berada di sini bertahun-tahun dan tentu saja segalanya bisa terjadi dalam hidup, dalam dunia sepak bola. Tapi, sejujurnya, saya tidak bisa melihat diri saya pergi dari MU," katanya.
Kepulangannya ke Atletico juga tentu menghadirkan sudut kenangan manis saat ia meraih trofi perdananya berupa Liga Europa 2009/10.
Namun De Gea tak mau kenangan itu mengganggu ambisinya untuk membawa pulang kemenangan dari Madrid.
"Tentu saja saya kembali ke rumah, ke klub yang memberi saya kesempatan menjadi diri saya sekarang," katanya.
"Tapi ini hanyalah sebuah pertandingan. Semua orang akan datang ke sana berusaha untuk menang, terutama saya," tutup De Gea.
[Antara]
Berita Terkait
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan
-
Orlando City Resmi Gaet Antoine Griezmann, Dikontrak Hingga 2028
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Timnas Indonesia Langsung Dapat 'Hadiah' dari FIFA usai Bantai St Kitts, Apa Itu?
-
Analisis John Herdman: 15 Menit Pertama Lawan Bulgaria Krusial untuk Timnas Indonesia
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis