- Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berencana melaporkan kasus suap Negreira ke UEFA dengan melampirkan dokumen setebal 500 halaman.
- Barcelona dituduh melakukan pembayaran ilegal sebesar tujuh hingga delapan juta euro kepada Jose Maria Enriquez Negreira selama dua dekade.
- Barcelona membantah tuduhan korupsi tersebut dan kini sedang mempertimbangkan langkah hukum atas pernyataan resmi dari pihak Real Madrid.
Suara.com - Ketegangan antara Barcelona dan Real Madrid kembali memanas. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengumumkan bahwa klubnya akan mengirim berkas setebal 500 halaman terkait kasus Negreira kepada UEFA.
Langkah tersebut langsung memicu reaksi keras dari Barcelona.
Klub asal Catalunya itu menyatakan sedang mempelajari langkah hukum atas pernyataan Perez yang dianggap sebagai tuduhan serius terhadap mereka.
Kasus Negreira sendiri telah menjadi sorotan besar di sepak bola Spanyol dalam tiga tahun terakhir.
Barcelona dituduh melakukan suap setelah terungkap adanya pembayaran sekitar 7-8 juta euro kepada mantan Wakil Ketua Komite Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira, selama hampir dua dekade.
Namun Barcelona terus membantah melakukan pelanggaran.
Blaugrana menegaskan pembayaran tersebut hanya untuk jasa konsultasi dan laporan teknis mengenai wasit.
Dalam konferensi pers terbaru, Perez menyebut kasus Negreira sebagai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola.
“Tiga tahun lalu kami mengetahui kasus Negreira. Mereka membayar selama dua dekade dan kini kami akan membawa masalah ini ke akar-akarnya demi kebaikan sepak bola dunia,” ujar Perez dilansir dari Football Espana.
Baca Juga: Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
Perez menegaskan Real Madrid telah menyiapkan dokumen lengkap yang akan dikirim ke UEFA setelah musim berakhir. Dokumen tersebut diklaim berisi 500 halaman bukti dan analisis terkait dugaan praktik korupsi tersebut.
“Kami sedang menyiapkan dokumen 500 halaman yang akan saya kirim ke UEFA. Tidak ada preseden seperti ini dalam sejarah sepak bola dunia. Ini adalah kasus korupsi terbesar yang pernah ada,” tegasnya.
Presiden Madrid itu juga menuduh Barcelona selama ini mendapat keuntungan dari sistem yang dianggap merugikan klub-klub lain di Spanyol.
“Bukan hanya Real Madrid yang dirugikan, tim lain juga. Barcelona selalu diuntungkan,” kata Perez.
Ia bahkan mengklaim Real Madrid kehilangan banyak gelar akibat situasi tersebut.
“Saya sudah berada di sini bertahun-tahun dan hanya memenangkan tujuh Liga Champions dan tujuh liga domestik. Seharusnya bisa 14 karena ada yang dicuri dari kami,” ucap Perez.
Berita Terkait
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
Chelsea Mulai Dekati Xabi Alonso, Jadi Kandidat Pengganti Liam Rosenior
-
Ruang Ganti Memanas, Sejumlah Bintang Real Madrid Dikabarkan Desak Klub Jual Federico Valverde
-
Pecatan Real Madrid Jadi Calon Terkuat Pelatih Chelsea Musim Depan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar