Suara.com - Bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan, menceritakan pengalamannya saat bertanding di Piala AFF 2020 lalu. Ia menyebutkan bahwa laga melawan Singapura jadi yang paling berkesan.
Timnas Indonesia menghadapi tuan rumah Singapura di babak semifinal Piala AFF 2020. Saat itu, skuad Garuda berhasil lolos dengan agregat 5-3.
Pada leg pertama, timnas Indonesia hanya bermain imbang 1-1. Kemudian di leg kedua tim Merah Putih susah payang menang 4-2 hingga babak tambahan waktu.
Nah, pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura ternyataa menjadi laga yang paling berkesan bagi Pratama Arhan. Sebab, ia mengalami deg-degan karena aksinya di atas lapangan.
Pada laga itu, timnas Indonesia sempat tertinggal 1-2 dari Singapura. Meski begitu, Arhan kemudian mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2 pada menit ke-87.
Tak lama berselang, pemain yang akan berkarier di Jepang bersama Tokyo Verdy ini malah membuat kesalahan. Ia menjatuhkan pemain Singapura di kotak penalti sendiri yang berujung hadiah dari titik putih.
Beruntung Nadeo Argawinata berhasil menepis tendangan pemain Singapura. Timnas Indonesia akhirnya memaksakan laga ke tambahan waktu dan bisa mencetak dua gol tambahan.
"Pengalaman berkesan saya waktu itu (Piala AFF 2020) lawan Singapura semifinal leg kedua," ucap Pratama Arhan dikutip dari akun YouTube PSIS Official yang tayang pada Minggu (27/2/2022).
"Waktu itu saya menyamakan kedudukan dan saya bikin penalti (untuk lawan). Di situ saya sangat dag dig dug," imbuhnya.
Baca Juga: Berikut Skenario Bali United untuk Bisa Juara BRI Liga 1 2021/22
Sementara itu, Arhan sendiri kemudian semakin dikenal banyak publik berkat performa apiknya bersama timnas Indonesia di Piala AFF 2020.
Bahkan berkat performa gemilangnya, kini pemain berusia 20 tahun ini sudah direkrut oleh klub Jepang, Tokyo Verdy dari PSIS Semarang. Bersama klub J2 League tersebut, Arhan mendapatkan kontrak dua tahun.
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy, Bendera Merah Putih Berkibar di Stadion Ajinomoto
-
Hadirnya Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Tidak akan Mematikan Asnawi dan Arhan
-
Peran BRI Liga 1 di Balik Gairah Talenta Muda Indonesia dan Performa Tim Nasional yang Melonjak di Tengah Pandemi
-
Klub Pratama Arhan Tokyo Verdy Menang Telak, Bendera Indonesia Berkibar
-
Petinggi Tokyo Verdy Minta Pratama Arhan Lakukan Ini Agar Sukses di Jepang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri