Suara.com - Nama bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan sedang menjadi perbincangan masyarakat Tanah Air dan Jepang menyusul kepastian pemain 20 tahun itu baru direkrut secara gratis oleh klub J2 League, Tokyo Verdy dari PSIS Semarang.
Lantas, bagaimana sepak terjang Tokyo Verdy? Awal mula Tokyo Verdy adalah klub yang didirikan pada tahun 1969 dengan nama Yomiuri FC. Klub ini merupakan klub sepakbola profesional pertama di Jepang.
Yomiuri FC berasal dari ibu kota Jepang, Tokyo, tepatnya dari kota Chofu. Yomiuri FC mampu menjadi penguasa liga domestik Jepang atau cikal bakal J League, JSL. Yomiuri FC mampu menjadi juara JSL pada musim 1990-1991 dan 1991-1992. Setelah itu J League muncul, nama Yomiuri FC pun berubah menjadi Verdy Kawasaki.
Verdy Kawasaki langsung tancap gas. Klub ini berhasil menjadi juara J-League musim 1993 dan 1994. Setelah itu, Verdy Kawasaki mengalami penurunan performa akibat kondisi finansial. Namun, klub ni tetap berhasil meraih juara Emperor Cup 1996.
Verdy berpisah dengan Kawasaki pada medio 2000. Verdy Kawasaki berubah nama menjadi Tokyo Verdy 1969. Sayang, setelah berjuang di J1 League, Tokyo Verdy harus terdegradasi pada tahun 2006 sampai saat ini.
Meski begitu, dalam perkembangannya, Tokyo Verdy menjadi klub profesional dengan mengembangkan potensinya di cabang olahraga lain. Tokyo Verdy memiliki klub softball, triathlon, atletik, hingga klub sepakbola wanita.
Stadion Ajinomoto, Markas Tokyo Verdy
Tokyo Verdy bermarkas di di Stadion Ajinomoto. Stadion ini dibuka pada 10 Maret 2001 Selain Tokyo Verdy, stadion ini menjadi kandang klub J1 League, FC Tokyo.
Stadion ini merupakan venue pertama di Jepang yang menawarkan paket pembelian nama, yang kemudian dibeli Ajinomoto yang merupakan perusahaan multinasional asal Jepang bergerak di bidang makanan.
Baca Juga: Demi Adaptasi Bersama Tokyo Verdy, Pratama Arhan Bocorkan Persiapannya Sebelum ke Jepang
Berkapasitas 49,970 penonton, stadion ini tak digunakan untuk gelaran Piala Dunia 2002, tetapi timnas Arab Saudi menjadikan stadion ini sebagai pusat latihannya.
Piala Dunia Rugby 2019 dan laga sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 juga digelar di sini, dengan stadion dikenal dengan nama "Stadion Tokyo" sepanjang turnamen karena alasan komersial.
Lalu bagaimana dengan Kota Chofu, tempat Tokyo Verdy berasal?
Kota Chofu terletak di bagian tengah-Selatan Ibu Kota Jepang, Tokyo. Chofu ada di bagian tengah-Selatan Tokyo, sekitar 20 kilometer dari pusat kota ke arah Barat.
Chofu merupakan kota metropolitan dengan penduduk terbanyak di dunia yakni lebih dari 37 juta jiwa.
Pohon Kamper jadi pohon resmi kota ini, dengan Bungur sebagai bunga resmi, dan Warbling white-eye sebagai burung lambang kota. Dulu, saat Restorasi Meiji pada 1889, Chofu sebenarnya dimasukkan ke Prefektur Kanagawa, sebelum kemudian pindah masuk ke bagian Tokyo pada 1 April 1893.
Tak banyak per kantoran atau pusat perbelanjaan di sini, dengan Chofu dikenal sebagai "Kota Tidur" alias tempat para pekerja di Tokyo mencari tempat tinggal atau tempat untuk tidur.
Berita Terkait
-
Berkarier ke Liga Jepang, Shin Tae-Yong Yakin Pratama Arhan Mampu Bersaing di Tokyo Verdy
-
Shin Tae-yong Yakin Pratama Arhan Bisa Bersaing di Tokyo Verdy
-
Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy, Shin Tae-yong Yakin Pratama bisa Bersaing di Jepang
-
5 Hits Bola: 3 Alasan Emil Audero Mulyadi Bersedia Perkuat Timnas Indonesia
-
Punya Ambisi Besar, Pratama Arhan Berhasrat Bawa Tokyo Verdy Juara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak