Suara.com - Harry Maguire jadi kambing hitam atas kekalahan Manchester United di laga derby kontra Manchester City, Minggu (6/3/2022). Dalam pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Manchester United dibantai dengan empat gol berbalas satu.
Harry Maguire yang memimpin lini belakang Manchester United disebut-sebut menjadi titik lemah yang membuat Manchester City sukses menyarangkan 4 gol.
Nama Maguire pun kembali jadi bahan cemoohan para pendukung Manchester United di media sosial. Tidak sedikit dari mereka yang meminta pemain asal Inggris itu didepak.
Performa Maguire sendiri memang tidak terlalu istimewa sejak didatangkan pada 2019 dari Leicester City. Berikut tiga alasan Harry Maguire harus dicadangkan untuk sementara waktu.
1. Rapuh
Menurut catatan Foot Stats, Harry Maguire sudah melakoni 23 pertandingan di Liga Inggris dengan total lama waktu bermain 1.954 menit.
Dari jumlah pertandingan itu rata-rata Man United kebobolan 1,29 gol per 90 menit jika Maguire bermain. Persentase Man United tidak kebobolan saat Maguire bermain cuma di angka 26%.
2. Beri Kesempatan Pemain Lain
Dengan mencadangkan Maguire, Ralf Rangnick juga bisa mencoba memberi kepercayaan kepada pemain lain. Salah satunya memberi lebih banyak menit bermain ke Raphael Varane.
Baca Juga: Manchester United Dituding Menyerah saat Laga Belum Usai, Ini Tanggapan Scott McTominay
Sejauh ini Varane baru bermain 16 kali di Liga Inggris dengan dua di antaranya masuk sebagai pemain pengganti.
Menurut catatan Footy Stats, setiap Varane bermain rata-rata Manchester United kebobolan dalam 90 menit hanya ada di angka 0,77%.
3. Beri Efek Pelecut
Dengan mencadangkan Maguire, hal ini bisa menjadi efek pelecut bagi pemain berusia 29 tahun itu untuk meningkatkan performanya.
Duduk di bangku cadangan akan menimbulkan rasa khawatir Maguire, karena tidak lagi menjadi pilihan utama dan diharapkan bisa mendorong keinginan besar untuk bersaing dengan pemain lain.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman