Suara.com - Berikut tiga pemain yang punya label brutal atau kasar di Liga Inggris, di mana dua legenda Manchester United berada dalam daftar ini.
Sejak lahirnya Liga Inggris atau Premier League, kompetisi dikenal sebagai kompetisi yang mengedepankan permainan fisik.
Label ‘Kick n Rush’ menjadi sebutan akan gaya bermain yang dianut oleh para pesertanya. Dari namanya saja, bisa dibayangkan bahwa permainan keras akan tersaji di setiap laga.
Tak ayal, permainan keras ala Kick n Rush ini bisa saja membuat karier seorang pemain hancur seketika seperti kisah Roy Keane dan Alf Inge Haaland.
Roy Keane yang saat itu berstatus kapten Manchester United, pernah menunjukkan gaya bermain yang brutal sehingga mengakhiri karier Alf Inge Haaland.
Permainan brutal itu tersaji saat Derby Manchester, di mana Roy Keane melancarkan tendangan ke arah lutut ayah Erling Haaland itu.
Karena tendangan yang disengaja itu, Roy Keane diganjar kartu merah dan denda serta larangan bermain sebanyak tiga pertandingan.
Di sisi lain, imbas paling parah dirasakan oleh Alf Inge Haaland, yang harus mengalami cedera parah sehingga harus memutuskan pensiun beberapa musim berselang.
Meski pernah melakukan tindakan brutal yang menghabisi karier seseorang, nyatanya Roy Keane tak masuk dalam daftar tiga pemain paling brutal sepanjang sejarah Liga Inggris.
Baca Juga: Manchester United Lirik Julen Lopetegui, Sevilla Waspada
Penilaian pemain paling brutal di Liga Inggris ini, dinilai dari jumlah pelanggaran yang mereka buat selama berkarier di Premier League.
Kira-kira, siapa saja pemain terbrutal tersebut?
1. Gareth Barry
Gareth Barry merupakan pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Premier League, yakni dengan penampilan sebanyak 653 kali.
Namun, rekor tersebut dibarengi dengan catatan buruk, di mana eks penggawa Aston Villa dan Manchester City ini melakukan pelanggaran sebanyak 633 kali.
Karena 633 kali pelanggaran yang ia buat ke lawan itu, Gareth Barry harus menerima enam kartu merah dan juga 124 kartu kuning yang menjadi jumlah terbanyak di Premier League.
Tag
Berita Terkait
-
Paul Pogba Sesalkan Tahun-tahun Tanpa Trofi Bersama Manchester United
-
Erik ten Hag Jadi Sasaran Utama Manchester United, Negosiasi Sudah Tahap Lanjut
-
Daftar Duet Maut di Liga 1 2021 dan 4 Berita Bola Terkini
-
The Citizens Jadi Klub Pendapatan Terbesar, Manchester United Paling Boros dan Rugi Gegara Transfer Pemain
-
Manchester United Bertemu Erik ten Hag, Pejabat Klub Kagumi Visi dan Filosofi Pelatih Asal Belanda
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus