2. Performa Donnarumma Menurun
Berstatus penjaga gawang terbaik dunia di tahun 2021, harapan besar mampir di pundak Gianluigi Donnarumma untuk membawa PSG dan Italia berprestasi.
Hanya saja, dalam sebulan terakhir performanya jauh dari status yang ia dapatkan, yakni sebagai peraih penghargaan kiper terbaik atau Yashin Trophy.
Buruknya penampilan Donnarumma pun terlihat di laga melawan Makedonia Utara, di mana ia gagal mengantisipasi satu-satunya gol yang tercipta di laga itu.
Padahal, bola sepakan Aleksandar Trajkovski itu tak terlalu kencang. Namun, Donnarumma yang berada dalam posisi yang tepat, gagal menepisnya.
Buruknya penampilan ini memperpanjang catatan buruk Donnarumma yang sebelumnya menjadi biang kerok kegagalan PSG melangkah ke perempat final Liga Champions kendati telah unggul agregat dua gol dari Real Madrid.
3. Italia Gemar Membuang Kesempatan
Kegagalan Italia melangkah ke Piala Dunia tak lepas dari kesalahan mereka sendiri selama babak kualifikasi.
Italia sejatinya bisa saja otomatis melangkah ke putaran final andai mampu memanfaatkan laga-laga di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Baca Juga: Momen Gareth Bale Cetak Gol Indah Lewat Tendangan Bebas di Laga Wales vs Austria, Belum Habis?
Sebagai contoh, Italia gagal meraih kemenangan di laga melawan Swiss saat bermain di kandang. Padahal saat itu, Gli Azzurri punya peluang untuk menang lewat titik putih Jorginho.
Sayang gelandang milik Chelsea itu gagal menaklukan kiper Swiss, Yann Sommer yang berimbas pada hasil imbang dan kegagalan Italia melangkah otomatis ke Piala Dunia.
Jorginho sendiri mengakui bahwa kegagalannya penalti di laga melawan Swiss itu berimbas padanya dan akan terus menghantuinya karena membuat Italia gagal lolos ke Piala Dunia.
“Itu menyakitkan saat saya mengingatnya (kegagalan penalti), saya masih mengingatnya dan akan menghantui saya seumur hidup,” ujar Jorginho pasca laga melawan Makedonia Utara.
4. Performa Italia Menurun
Selain banyak membuang kesempatan untuk menang, Italia juga harus menyalahkan diri sendiri karena performanya terus menurun.
Sejak menjuarai Euro 2020, Italia seakan kesulitan meraih kemenangan. Di babak Kualifikasi Piala Dunia, Gli Azzurri hanya menang sekali dan imbang empat kali dari lima laga terakhir.
Catatan buruk ini pun berimbas pada perolehan poin mereka, yang kemudian disalip Swiss sehingga keluar sebagai juara grup.
5. Cederanya Pemain Pilar
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia juga bisa dibebankan pada kondisi tim yang pincang. Sebagai catatan, pilar utama Gli Azzurri mengalami cedera yang memaksa mereka tak bisa tampil.
Sebut saja ada Leonardo Bonucci, Leonardo Spinazzola, Federico Chiesa, dan Manuel Locatelli yang tengah sakit. Empat nama ini merupakan nama-nama penting dalam keberhasilan Italia menjuarai Euro 2020.
Sayangnya, keempat pemain ini harus absen di laga melawan Makedonia Utara sehingga berimbas pada performa Italia.
Sejatinya, absennya empat pemain ini bukan alasan utama. Terlebih banyak pemain hebat lainnya di Italia yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Roberto Mancini.
Penulis: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya