Suara.com - Madura United akan menutup kampanye mereka di BRI Liga 1 2021/2022 dengan menghadapi Tira Persikabo. Pertandingan pekan ke-34 ini akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (29/3/2022) malam ini pukul 19.30 WIB.
Kedua tim akan tampil tanpa beban di laga pamungkasnya musim ini. Tapi, baik Madura United maupun Persikabo tentu ingin menutup kiprahnya di BRI Liga 1 dengan kemenangan.
Bagi Madura United, tambahan tiga poin bisa membuat mereka naik satu peringkat ke posisi delapan. Namun itu bergantung dengan hasil PSIS Semarang kontra Persela Lamongan.
Jika PSIS keluar sebagai pemenang, maka posisi terbaik yang bisa ditempati Madura United ialah sembilan. Oleh sebab itu, kemenangan tetap diincar tim besutan Fabio Lafundes.
Madura United tentu boleh sedikit percaya diri ketika bertanding melawan Tira Persikabo. Mereka memiliki raihan kemenangan yang baik dibandingkan Ciro Alves dan kawan-kawan.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap ini hanya menelan satu kekalahan dalam lima pertemuan terakhirnya dengan Tira Persikabo. Tentu ini nenjadi motivasi tersendiri bagi mereka.
Sementara itu, kemenangan atas Madura United bisa membawa Laskar Padjajaran --julukan Tira Persikabo-- menembus peringkat 10 besar klasemen akhir Liga 1. Syaratnya, Persik Kediri, Persita Tangerang, dan PSM Makassar terpeleset di laga terakhirnya.
Untuk itu, Persikabo akan berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan peluang memperbaiki posisinya di klasemen. Oleh sebab itu, pertandingan ini masih sangat seru untuk disaksikan.
Prakiraan Susunan Pemain:
Baca Juga: Prediksi Persela Lamongan vs PSIS Semarang di BRI Liga 1 Sore Ini
Madura United (4-3-3): Hong Jung-nam; Novan Setya, Fachrudin Aryanto, Jaimerson, Fadilah Nur Rahman; Guntur Ariyadi, Hugo Gomes, Zulfiandi; Renan Silva, Alberto Goncalves, Silvio Escobar
Pelatih: Fabio Lefundes (Brasil)
Tira Persikabo (4-3-3): Syahrul Trisna; Ahmad Birrul Walidain, Didik Wahyu Wijayance, Shumeiko Veniamin, Firza Andika; Munadi, Manahati Lestusen, Pushniakov Siarhei; Ciro Alves, Aleksandar Rakic, Dimas Drajad
Pelatih: Liestiadi (Indonesia)
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey