Suara.com - Berikut ini deretan pemain top yang mengalami ketidakberuntungan atau apes dalam karier sepak bola profesionalnya.
Sepak bola bukan hanya perkara talenta dan kerja keras. Ada faktor keberuntungan yang juga bermain dalam karier seorang pemain.
Terkadang, pemain bisa saja memiliki talenta dan sudah bekerja keras dalam latihan. Namun, kariernya tiba-tiba macet karena kurang beruntung.
Keberuntungan dan ketidakberuntungan juga berpengaruh terhadap prestasi pemain. Terkadang, ada pemain bisa saja tapi punya gelar segudang.
Lalu, ada pemain yang bisa tampil prima setiap pekannya dan ‘menggendong’ timnya, malah tak mampu meraih gelar apapun di akhir musim.
Semua ini seakan menandakan bahwa keberuntungan benar-benar punya pengaruh besar dalam karier seseorang, terutama pesepak bola.
Berbicara soal keberuntungan, di dunia sepak bola ada pemain yang disebut-sebut pemain paling tidak beruntung karena kerap mengalami kekalahan di laga-laga krusial seperti final.
Bahkan, karena kerap kalah di laga final, ada pesepak bola yang mendapat julukan Mr. Runner Up atau Si Juara Kedua saja.
Kira-kira, siapa saja pemain paling apes dalam sejarah sepak bola sejauh ini?
Baca Juga: Ada Karim Benzema, Berikut Deretan Pesepak Bola Muslim Tampil Apik Meski Berpuasa
Julukan Mr. Runner Up yang menggambarkan ketidakberuntungan mampir ke sosok gelandang legendaris dari Jerman, Michael Ballack.
Apesnya karier Ballack sendiri bermula di tahun 2002, kala dirinya membela Bayer Leverkusen. Saat itu, ia dan timnya kalah di akhir musim, masing-masing dalam perebutan juara liga, final DFB Pokal, dan Liga Champions.
Kesialan ini bahkan berlanjut saat dirinya membela Jerman di Piala Dunia 2002, di mana saat itu Ballack berhasil membawa negaranya ke final. Namun lagi-lagi ia harus puas menjadi Runner Up.
Statusnya sebagai Mr. Runner Up bahkan berlanjut saat hijrah ke Chelsea, di mana saat itu Ballack gagal jadi juara Liga Champions 2008 dan gagal membawa Jerman menang di final Euro 2008.
2. Carsten Ramelow
Berita Terkait
-
7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
-
Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini
-
Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun
-
18 Tahun Bungkam, Michael Ballack Bergetar Saat Ceritakan Kematian Tragis Sang Anak
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia