Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Ragnar Oratmangoen, baru saja diresmikan sebagai rekrutan terbaru klub Eredivisie Belanda, FC Groningen.
Ragnar Oratmangoen diboyong FC Groningen dari klub sebelumnya, Go Ahead Eagles, dan akan dikontrak hingga tahun 2025.
“Ragnar Oratmangoen akan datang dari Go Ahead Eagles pada musim panas ini dan akan menandatangani kontrak hingga 2025,” tulis FC Groningen lewat akun Instagram mereka.
Sementara itu, bagi Ragnar Oratmangoen, kepindahannya ke FC Groningen merupakan salah satu langkah besar dalam kariernya.
Sebab, FC Groningen memiliki rekam jejak yang cukup mentereng sebagai salah satu klub besar di Negeri Kincir Angin. Mereka juga punya tradisi tampil di ajang-ajang Eropa.
Oleh karena itu, kepindahannya ini bisa menjadi satu titik balik bagi perjalanan kariernya sebagai pesepak bola. Lantas seperti apa kiprah Groningen di sepak bola Belanda dan Eropa, berikut ulasan profil mereka.
Profil FC Groningen
Klub yang berbasis di kota Groningen, Belanda, resmi berdiri pada 1971. Meski begitu, sejarah klub ini sudah dimulai sejak 1952.
Dalam perjalanannya, salah seorang pemilik klub amatir di Groningen menyarankan agar setiap klub amatir di daerah tersebut bersatu menjadi satu klub.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung Klub Masa Kecil Arjen Robben
Awalnya klub ini diberi nama GVAV, lalu berganti nama menjadi FC Groningen pada 16 Juni 1971. Perjalanan Groningen menjadi klub profesional tak mudah karena mengalami krisis finansial.
Mereka akhirnya terdegradasi ke Eerste Divisie pada 1973. Groningen akhirnya baru bisa kembali ke Eredivisie setelah menjadi kampiun Eerste Divisie pada musim 1979/80.
Kesuksesan Groningen kembali ke kasta tertinggi tidak terlepas dari upaya mereka mendirikan akademi yang menghasilkan pemain-pemain muda untuk tim utama mereka.
Hal ini dilakukan FC Groningen untuk menyiasati krisis finansial yang sempat mereka alami. Akan tetapi, Groningen masih belum mampu menjadi klub besar di Belanda pada saat itu.
Pada musim 1982/83, Groningen lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya usai finis di posisi kelima musim sebelumnya.
Prestasi terbaik Groningen baru bisa datang saat mampu meraih gelar juara Piala KNVB 2015 usai mengalahkan PEC Zwolle di partai final.
Berita Terkait
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Ragnar Oratmangoen Akhirnya Kembali Merumput Jelang FIFA Series
-
Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berjuang untuk Terhindar dari Zona Degradasi
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini