Suara.com - Tim U-18 Barcelona dan U-18 Atletico Madrid merasa bahagia selama berada di Indonesia, khususnya Jakarta, untuk mengikuti International Youth Championship (IYC) 2021.
“Sebagai tim, kami sudah pergi ke beberapa tempat untuk mengikuti turnamen, tetapi di Indonesia berbeda. Kami diterima di sini layaknya tim profesional. Kami cukup terkejut,” ujar pelatih U-18 Barcelona Iban Cuadrado dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (18/4/2022).
Juru taktik berusia 43 tahun itu menyebut bahwa rasa senang timnya sudah dimulai sejak mereka tiba di Indonesia, Selasa (12/4). Barcelona, serta Atletico Madrid, yang tiba dari Spanyol mendapatkan sambutan meriah.
Keramahan itu, kata Cuadrado, terus berlanjut dan membuat timnya nyaman beraktivitas.
“Panitia memberikan 100 persen kenyamanan, termasuk soal transportasi dan penginapan. Ini tak pernah kami alami sebelumnya,” tuturnya seperti dimuat Antara.
Apa yang disampaikan Cuadrado diamini oleh pelatih tim U-18 Atletico Madrid, Daniel Perez.
“Keramahan masyarakat Indonesia sejak hari pertama membuat kami merasa seperti di rumah,” ujar dia.
Iban Cuadrado dan Daniel Perez pun memiliki pandangan serupa soal Stadion Internasional Jakarta (JIS) yang menjadi arena pelaksanaan IYC 2021.
Menurut Daniel, JIS adalah stadion berstandar internasional yang sudah seharusnya menyelenggarakan turnamen-turnamen besar.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Pulang ke Indonesia usai Mogok Main di FK Senica, Bisa Ikut SEA Games 2021?
Cuadrado memiliki pandangan serupa, tetapi, khusus di IYC 2021, dia menilai ada sesuatu yang kurang di JIS yaitu penonton.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang membatasi jumlah penonton di JIS hanya maksimal 2.500 orang, sebagai salah satu bentuk penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, meski stadion tersebut dapat diisi maksimal 82 ribu orang.
“Stadion ini megah, tetapi penontonnya kurang banyak. Namun, secara umum, tempat ini sangat baik,” kata Cuadrado.
Tim U-18 Barcelona dan U-18 Atletico Madrid akan berhadapan di partai final IYC 2021, Selasa (19/4) malam, di JIS. Mereka dijadwalkan kembali ke Spanyol pada Rabu (20/4) dini hari.
Selain laga itu, ada perebutan tempat ketiga yang mempertemukan U-18 Bali United dan U-20 Indonesia All Star.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Timnas Indonesia Putri Ditahan Kamboja, Gagal Raih Kemenangan di Garuda Championship Series 2026
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Piala AFF U-19 2026: Australia Vs Kamboja, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Kalkulasi Poin FIFA Jika Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026: Antara Warisan Lionel Messi dan Ujian Realitas