Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Striker Real Madrid asal Prancis, Karim Benzema melakukan teknik panenka ketika menendang penalti pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid, di Stadion Etihad, di Manchester, pada 26 April 2022. Gol itu membuat Real Madrid menipiskan skor menjadi 3-4. Paul ELLIS / AFP.

Suara.com - Karim Benzema menjelaskan alasan dibalik keputusannya melepaskan tendangan panenka untuk menghidupkan harapan Real Madrid saat timnya kalah 3-4 dari Manchester City, Rabu (27/4/2022).

Duel Manchester City vs Real Madrid tersaji dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions. Dalam laga di stadion Etihad itu, Los Blancos kalah 3-4.

Karim Benzema tampil cemerlang dalam laga ini. Dia mengemas dua gol di samping satu gol dari Vinicius Junior untuk menjaga asa Real Madrid membalikan keadaan di leg kedua pada 5 Mei mendatang.

Gol kedua Benzema yang lahir dari tendangan penalti tercipta pada menit ke-82. Gol penting itu diciptakan penyerang 34 tahun itu lewat tendangan panenka yang mengelabuhi kiper City Ederson Moraes.

Baca Juga: Hasil Liga Champions Tadi Malam: Manchester City vs Real Madrid 4-3

Keputusan Benzema terbilang berani mengingat tendangan panenka di mana seorang pemain melepaskan tembakan pelan ke tengah gawang, memiliki risiko gagal apabila kiper dapat menebak dan tak bergerak dari tengah gawangnya.

Lebih dari itu, sebelum gol panenka spektakuler ini, Karim Benzema juga dibayangi kegagalan mencetak dua penalti ketika Real Madrid mengalahkan Osasuna 3-1 dalam laga pekan ke-33 Liga Spanyol pada 21 April lalu.

Striker Real Madrid asal Prancis, Karim Benzema melakukan selebrasi usai mencetak gol pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid, di Stadion Etihad, di Manchester, pada 26 April 2022. Gol itu membuat Real Madrid menipiskan skor menjadi 3-4.Paul ELLIS / AFP.

"Saya selalu berpikir bahwa jika Anda tidak mengambil penalti, Anda tidak akan pernah mencatatkan kegagalan. Itu kepercayaan mental dan itu saja. Saya memiliki banyak kepercayaan diri ... jadi saya melakukannya dan ternyata baik," kata Benzema dikutip dari Sky Sports.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memuji keberanian Karim Benzema. Dia menilai sang pemain telah meningkatkan kemampuan menendang penalti setelah sempat dua kali gagal dalam satu pertandingan sekaligus.

"Saya pikir dia berubah karena dua penalti terakhir tidak bagus. Dia mencoba dalam latihan, saya tidak tahu bagaimana dia akan menembak," beber Ancelotti.

Baca Juga: Top Skor Liga Champions: Karim Benzema Memimpin Geser Robert Lewandowski

"Dia memilih [Panenka] ini dan dia melakukannya dengan sangat baik, menunjukkan kepribadian yang kuat. dan karakter. Tidak mudah di semifinal Liga Champions untuk melakukan tendangan penalti seperti ini."

Komentar

terkini