2. Ambisi Meraih Medali Emas
Sejak 29 nama terpilih untuk menjalani pemusatan latihan di SEA Games 2021, target medali emas menjadi target mati bagi Timnas Indonesia U-23.
Ambisi ini dapat dilihat dari pernyataan Shin Tae-yong dan daya juang para pemain di atas lapangan. Sehingga, ambisi ini pun akan menjadi suntikan lainnya guna meraih kemenangan atas Filipina.
Sebagai informasi, terakhir kali Timnas Indonesia U-23 meraih medali emas terjadi pada 1991 silam. Tentu SEA Games 2021 ini menjadi waktu yang tepat untuk memecahkan puasa juara yang telah berlangsung selama 30 tahun lebih.
3. Kenyang Pengalaman di Level Teratas
Timnas Indonesia U-23 yang dipanggil untuk SEA Games 2021 ini dihuni oleh mayoritas pemain jebolan Piala AFF 2020 lalu.
Dengan rekam jejak mentereng yakni sebagai Runner Up Piala AFF 2020 lalu, di atas kertas pengalaman bertanding skuat Garuda Muda berada di atas Filipina.
Filipina boleh jadi memanggil pemain senior pada sosok Jovin Bedic yang telah mencetak tiga gol. Tapi, Timnas Indonesia U-23 punya penangkal yang tak kalah hebat pada sosok Fachrudin Aryanto dan Alfeandra Dewangga.
4. Mulai Panasnya Duo Eropa
Baca Juga: Respons Jordi Amat usai Dikabarkan Segera ke Indonesia untuk Urus Dokumen Naturalisasi
Nama Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri menjadi tulang punggung utama Timnas Indonesia U-23 guna meraih medali emas di ajang ini.
Dua pemain yang berkiprah di Eropa itu seakan telat panas saat Timnas Indonesia U-23 dipecundangi Vietnam. Namun, Witan dan Egy mampu tampil solid kala melawan Timor Leste.
Kedua pemain ini menjadi sumber gol Timnas Indonesia U-23 kala membabat Timor Leste dengan masing-masing dua gol untuk Witan dan satu gol untuk Egy.
Dengan kembali tajamnya Witan dan Egy yang mulai panas, maka Shin Tae-yong bisa mengandalkan keduanya kembali di laga kontra Filipina.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Line Up Timnas Indonesia vs China Thomas Cup 2022, Siapa yang Menang?
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23, Pelatih Filipina Curhat Senasib dengan Timor Leste
-
Timnas Indonesia U-23 Punya Rekor Tak Terkalahkan Lawan Filipina di SEA Games
-
Catat! Ini Waktu Kedatangan Sandy Walsh dan Jordi Amat ke Tanah Air
-
Lawan Filipina dan Myanmar, Shin Tae-yong: Menang Dulu, Selisih Gol Belakangan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi