Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong memastikan Asnawi Mangkualam absen saat berhadapan dengan Thailand dalam semifinal cabang olahraga sepakbola putra SEA Games 2021, Kamis (19/5/2022). Namun, ia menyebut timnya akan kembali diperkuat oleh Saddil Ramdani.
Asnawi Mangkualam terpaksa harus menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari bangku penonton saat melawan Thailand karena akumulasi kartu. Posisinya besar kemungkinan bakal diisi oleh Rio Fahmi.
Sementara untuk Saddil, Shin Tae-yong menyebut akan kembali bergabung dengan Timnas Indonesia, Rabu (18/5/2022). Namun, bisa dimainkan atau tidak tergantung kondisi mantan pemain Bhayangkara FC tersebut.
"Jadi untuk Asnawi tidak bisa dimainkan karena akumulasi kartu kuning. Untuk Saddil tanggal 18 (Mei) akan sampai di Vietnam," kata Shin Tae-yong dalam keterangan yang diterima Suara.com, Selasa (17/5/2022).
"Jadi kami akan lihat dulu kondisi pemain tersebut seperti apa. Nanti akan dipikirkan dimainkan atau tidak tanggal 19 nanti," sambungnya.
Seperti diketahui, Saddil tinggalkan tim usai Timnas Indonesia U-23 membantai Timor Leste 4-1 pada 10 Mei. Ia juga bermain saat Garuda Muda --julukan Timnas Indonesia U-23-- kalah 0-3 dari Vietnam pada 6 Mei 2022.
Winger 23 tahun itu mulai absen kala Timnas Indonesia U-23 menang 4-0 kontra Thailand pada Jumat (13/5/2022). Pemain yang sempat berbaju Persela Lamongan itu juga tak bermain saat tim Merah Putih menang melawan Myanmar, 3-1.
Saddil harus kembali ke klub lantaran adanya kesepakatan PSSI dengan Sabah FC. Tentu hadirnya Saddil bakal menambah kekuatan Timnas Indonesia U-23.
Adapun Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal SEA Games 2021 usai menjadi runner-up Grup A. Sementara Thailand adalah jawara Grup B.
Baca Juga: Gagal Bertemu Timnas Indonesia U-23 di Semifinal SEA Games 2021, Ini Respons Pelatih Malaysia
Berita Terkait
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia, Regulasi OCA Tutup Pintu Tim Merah Putih ke Asian Games 2026
-
3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat